MASAMBA-LUTRA-Benuanews.com-Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, resmi terpilih sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Utara untuk Masa Bakti 2026–2031.
Andi Rahim terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) V PMI Luwu Utara yang berlangsung di Hotel Remaja Indah Masamba, Ahad (5/7/2026).
Penetapan ini kemudian dikukuhkan dalam sebuah pertemuan lanjutan yang dilaksanakan di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara di hari yang sama, Ahad 5 Juli 2026.
Pemilihan berjalan dengan penuh keakraban. Didampingi Wakil Sekretaris PMI Sulsel yang juga memimpin jalannya sidang, para pengurus dan pemilik suara sepakat memercayakan nakhoda kepemimpinan PMI Luwu Utara kepada Andi Rahim.
“Alhamdulillah, dengan penuh suasana kekeluargaan, musyawarah, dan mufakat, para pengurus bersepakat memilih saya sebagai Ketua PMI Luwu Utara,” ucap Andi Rahim usai penetapan.
“Hari ini juga, PMI Luwu Utara telah sukses menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan Muskab V dengan baik, aman, dan lancar,” ujar Andi Rahim menambahkan.
Baginya, jabatan baru ini bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk hadir di garis depan dalam urusan kemanusiaan dan pelayanan masyarakat.
Ia menegaskan komitmennya untuk membawa PMI Luwu Utara menjadi sebuah organisasi yang lebih responsif, tangguh, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Ini adalah amanah yang harus saya tunaikan sebagai bentuk pengabdian kita kepada masyarakat untuk selalu menghadirkan pertolongan yang lebih baik lagi di Luwu Utara,” tegasnya.
Lebih lanjut ia mengajak seluruh elemen pengurus serta seluruh relawan PMI Luwu Utara untuk segera merapatkan barisan guna membangun kekuatan yang kolektif.
“Semoga dengan sinergi yang terbangun, kita dapat membangun organisasi yang lebih baik dan menjadikan PMI lebih berdaya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat,” harapnya.
Dengan nakhoda baru yang juga merupakan seorang Bupati, PMI Luwu Utara diharapkan mampu mengakselerasi seluruh program kemanusiaan, memperkuat mitigasi bencana, serta membangun kolaborasi yang lebih solid dengan berbagai pemangku kepentingan ke depan. (LHr#)