3 Ekor Sapi 3 Ekor Kambing Qurban di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat

hewan-kurban.jpg

Padang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat akan laksanakan qurban Dengan jumlah 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing pada Idul Adha 1442 H.Pelaksanaan qurban nantinya diaadakan di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat Padang tanggal 20 Juli 2021 tepatnya setelah shalat idul Adha 1442 hijriah.“Kita Pelaksanaan qurban tahun ini ada penambahan jumlah hewan yang akan disembelih, sebelumnya hanya 2 ekor sapi, sekarang ada penambahan jumlah” kata Brigjen Khasril Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, saat dihubungi. Senin (19/7).Dikatakan pemotongan hewan qurban nantinya akan dilakukan di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, dengan mengikut sertakan seluruh personil yang ada, direncanakan siap shalat Idul Adha langsung dilaksanakan penyembelihan.Untuk pemotongan dan pembagian daging qurban mengikuti protokol kesehatan, sesuai yang dianjurkan pemerintah, bahwa untuk memutus mata rantai Covid 19, berkumpul diatur sesuai Protokol kesehatan.Lebih rinci disampaikan, sapi yang di sembelih berjumlah 3 ekor dan kambing 3 ekor, dengan perkiraan bobot mencapai kurang lebih 400 kilogram, yang akan dibagi kepada masyarakat sekitar kantor.Sistem pembagian daging qurban nantinya juga berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu akan diantar secara door to door, atau antar alamat dengan bekerja sama dengan pihak RT setempat.Tim

Sambut Idul Adha 1442 H, Kapolda Sulteng Serahkan 2 Ekor Sapi qurban Di Tokorondo

IMG-20210719-WA0058_compress45.jpg

POSO.(Benuanews.com)-Kapolda Sulteng selaku penanggung jawab kebijakan operasi (PJKO) Madago Raya 2021 menyerahkan dua ekor sapi qurban di Poskotis Tokorondo Poso, senin (19/7/2021)

Dua ekor sapi masing-masing diserahkan kepada Imam masjid Fiisabillilah Hi. Wasdin dan Imam masjid Nurul Illahi Samsuddin Sumaila Desa Tokorondo Kecamatan Poso Pesisir, dalam rangka hari raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Sebagai bagian dari warga Desa Tokorondo Kecamatan Poso Pesisir Kab. Poso tentunya Kapolda Sulteng ingin turut merasakan suasana Idul Adha 1442 Hijriah dengan menyerahkan hewan qurban, demikian jelas Wakasatgas Humas Ops Madago Raya Akbp Bronto Budiyono kepada media, senin (19/7/2021)

“Ada dua ekor sapi qurban yang diserahkan masing-masing untuk masjid Fiisabillilah dan masjid Nurul Illahi desa Tokorondo Kec. Poso Pesisir” terang Bronto

Bronto juga menerangkan Kapolda Sulteng selaku PJKO Ops Madago Raya selalu mendengarkan dan memberikan perhatian kepada masyarakat sekitar daerah operasi, seperti pengobatan gratis, khitanan massal, pemberian paket sembako, vaksinasi massal, pembangunan masjid, pembangunan poliklinik kesehayan dan saat ini menyerahkan hewan qurban.

Atas nama PJKO dan seluruh personil satgas Ops Madago Raya, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, mohon maaf lahir dan bathin, semoga masyarakat Poso dapat terus bekerjasama untuk melawan terorisme yang merupakan musuh bersama, tutup Bronto.(A/Eko)

Idul Adha 1442 H, Setukpa Lemdiklat Polri Dan Siswa SIP Angkatan 50  Bagikan 38 Hewan Kurban ke Yayasan Dan Panti Asuhan Di Sukabumi

IMG-20210719-WA0055_compress52.jpg

SUKABUMI.(Benuanews.com)-Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri membagikan 38 ekor hewan kurban ke yayasan-yayasan dan panti asuhan yang ada di kota dan kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (19/7/2021).

Pembagian hewan kurban terdiri dari 34 ekor sapi dan 4 ekor kambing ini dilakukan secara simbolis oleh Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S,I,K., M.Hum, Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Ny. Tasha Mardiaz, PJU Setukpa dan perangkat Resimen Siswa SIP angkatan ke 50 Wira Satya Adhipradana.

Satu ekor sapi diserahkan langsung oleh Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz di Yayasan Darut Taubah Selakaso pimpinan KH Usep Munawar Ridwan.

Sedangkan seekor sapi lagi diserahkan secara simbolis oleh Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Lemdiklat Polri Ny. Tasha Mardiaz di Panti Asuhan Muslimin, Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi.

Untuk sapi-sapi dan kambing lainnya di serahkan oleh para pejabat utama (PJU) Setukpa Lemdiklat Polri serta perangkat Resimen Siswa SIP angkatan ke 50 Wira Satya Adhipradana di yayasan-yayasan dan panti asuhan di kota dan kabupaten Sukabumi.

Pembagian hewan kurban di masa pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Darurat itu dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang sangat ketat. Pemberi maupun penerima menerapkan penjarakan fisik (physical distancing).

“Hewan-hewan kurban tersebut, persembahan dari Personel Setukpa dan Siswa SIP angkatan ke 50  kepada masyarakat sekitar kota dan kabupaten Sukabumi,” kata Mardiaz di sela kegiatan.

“Kami sengaja membagikan hewan kurban tersebut dalam keadaan hidup karena kami mempedomani anjuran pemerintah untuk tidak melaksanakan penyembelihan hewan kurban dan melaksanakan Salat Ied di Masjid Raya Setukpa,”  Mardiaz menambahkan.

Meski demikian, sambung Mardiaz, cara tersebut tidak mengurangi niat Setukpa untuk melaksanakan ibadah dan tetap dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang saat ini sangat membutuhkan serta turut membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.(Eko)

Dinas Pendidikan Bojonegoro Terapkan Pembelajaran Model STEM Activity

Polish_20210719_182024286.jpg
Bojonegoro,- Sebagai langkah untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), Dinas Pendidikan Bojonegoro menggelar pembelajaran model STEM Activity 2021. Metode ini diterapkan bagi guru dan peserta didik pada jenjang PAUD, SD, dan SMP. Dari hasil pembelajaran tersebut, Bojonegoro dapat mengikuti ajang internasional yang diselenggrakan di Korea Selatan.STEM (Science, Technologi, Engenering, Mathematic) merupakan bagian pembelajaran dalam kurikulum nasional dan sejalan dengan program Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam peningkatan SDM dalam bidang saintis. Metode pembalajaran STEM sangat dirasa perlu dalam menghadapi perubahan zaman.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Dandi Suprayitno mengatakan bahwa pada masa pandemi ini, new normal dunia pendidikan bukan diartikan sebagai kedaruratan, tetapi dimanfaatkan untuk berinovasi dan berkraetivitas.“Salah satunya dengan adanya pembelajaran STEM Activity,” ucapnya.Tahun lalu, konsep Dinas Pendidikan adalah one school one inovation atau satu sekolah mempunyai satu inovasi. Namun untuk konsep tahun ajaran baru 2021 -2022 bukan lagi one school one inovation tatapi mengarah kepada konsep BAPER.“Maksudnya adalah pembelajaran dengan mengkombinasikan bakat, prestasi dan ecopreneur,” ungkap Dandi.Ia juga mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan dan jajaranya untuk mengarahkan dan mengembangkan passion masing-masing anak didik dengan tidak mempengaruhi capaian prestasinya. Selain itu ecopreneur sebagai tambahan jika ada yang memilki potensi ke arah sana.“Hasil dari pembelajaran STEM Activity 2021 Kabupaten Bojonegoro semoga dapat ikut serta dalam ajang internasional yang kan dilaksanakan di Korea Selatan,” harapnya.(Jion/red)
scroll to top