- Home
- Full Post Style

Tuban,- PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban tetap membagikan berbagi hewan kurban kepada masyarakat sekitar di wilayah Kabupaten Tuban dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha. Hewan kurban berupa sapi yang dibagikan di tahun ini jumlahnya semakin banyak, yakni 38 ekor. Padahal, tahun sebelumnya hanya sejumlah 31 ekor.Penyerahan hewan kurban kepada masyarakat Tuban tersebut diserahkan secara simbolis oleh EVP of Plan Operasional PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Subhan, SE., AK.,MM., CA kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE, di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Senin (19/07/2021).“Perusahaan akan membagikan 38 ekor sapi jantan untuk 26 desa wilayah pengembangan perusahaan Kecamatan Kerek, Merakurak, dan Jenu. Selain itu, untuk Pemkab Tuban, DPRD Tuban, Masjid Agung dan 2 lembaga keagamaan,” terang EVP of Plan Operasional PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Subhan.Pemberian bantuan hewan kurban yang dilaksanakan melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) tersebut, kata Subhan, merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Selain itu, guna meningkatkan ikatan sosial dengan masyarakat sekitar. Khususnya di tengah kesulitan pandemi Covid-19 melanda. Itulah sebabnya, perusahaan meningkatkan jumlah hewan kurban dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.“Meski masih situasi pandemi, perusahaan tetap melaksanakan kegiatan ini, bahkan kami tingkatkan, dan semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi ini,” ungkapnya.Menurut Subhan, semangat berkurban menjadi inspirasi bagi perusahaan untuk berbagi dengan masyarakat sekitar. Harapannya, dengan kontribusi positif dari perusahaan dapat benar-benar dirasakan oleh lingkungan sekitarnya.“Semoga bisa saling menjaga serta mendukung keberlangsungan perusahaan agar tetap jaya di tengah persaingan bisnis yang begitu ketat dan situasi pandemi yang belum terkendali,” harapnya.Pihaknya menambahkan, perusahaan juga patut bersyukur di tengah ketatnya persaingan di bidang industri persemenan dan wabah Covid-19, SIG masih dapat berbagi dengan masyarakat sekitar dalam penyaluran bantuan hewan kurban.“Kami harap dukungan semua pihak, termasuk masyarakat sekitar perusahaan akan menjadikan perusahaan semakin berkembang lebih baik lagi,’’ lontarnya.Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE, mengatakan, Semen Indonesia di Tuban berkolaborasi dengan Pemkab Tuban dalam pengelolaan program Corporate Social Responsibility (CSR), salah satunya dengan memberikan hewan kurban berupa sapi.“Sapi dari Semen Indonesia dan dari Pemkab sendiri nanti akan dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan kemudian akan disalurkan ke 20 kecamatan, dan pendistribusian akan dimulai pada 21-23 Juli,” ungkapnya.Selama ini, tutur bupati, Semen Indonesia sudah cukup baik dan konsen dalam pengelolaan dana CSR. Hal ini merupakan bentuk komitmen perusahaan kepada masyarakat Kabupaten Tuban.“Kami harap ke depannya dapat ditingkatkan lagi,” tutupnya. (Jion/red).

Lombok Utara NTB benuanews.com – Dalam memelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang diprogramkan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K M.H tentunya dilaksanakan Polres jajaran Polda NTB, termasuk Polres Lotara diantaranya dengan melaksanakan apel malam kesiapan Pengamanan Malam Takbiran Hari Raya Idul Adha 1442 H di daerah hukum Polres Lotara.Kepala Kepolisian ( Kapolres ) Lombok Utara ( Lotara ) Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah,SH pimpin pelaksanaan Apel kesiapan pengamanan malam Takbiran Hari Raya Idul Adha 1442 H Tahun 2021 bertempat di lapangan Apel Polres Lotara, Seperti yang di sampaikan oleh Kasi Humas Polres Lotara Ipda Mulyadi dalam keterangan persnya Senin, (19/07/2021)Kegiatan yang di hadiri Waka polres Lotara Kompol Setia Wijatono,SH, para Kabag, para Kasat, para Kasi, serta di ikuti oleh Anggota Polres Lotara, Anggota TNI, Dishub KLU, dan Sat Pol PP KLU berlangsung pulul 15.00 Wita.Dalam amanatnya Kapolres Lotara, Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah,SH mengatakan, “bahwa Sebentar lagi kita akan melaksanakan rangkaian kegiatan operasi kemanusiaan. karna kegiatan ini adalah kegiatan dalam rangka memberikan rasa aman sekaligus rasa selamat kepada masyarakat warga Lombok Utara. sebagaimana rekan ketahui kita masih berada ditengah Pandemi Covid 19 sehingga sasaran kegiatan kita pun adalah kegiatan kegiatan yang di lakukan oleh warga masyarakat dengan pendekatan kemanusiaan. Sasaran bukan masalah keamanan tetapi juga kegiatan penegakan protokol kesehatan yang bertujuan menyelamatkan jiwa dan raga manusia dalam hal ini warga masyarakat lombok utara.Kapolres Lotara juga berpesan kepada seluruh anggota agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas. Senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar kita selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan tugas-tugas Kepolisian.“Laksanakan tugas dengan iklas tetap jaga kondisi dan tetap waspada. Senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar kita selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan tugas” Ucap Kapolres LotaraKasi Humas Polres Lotara Ipda Mulyadi menambahkan Polres Lotara mengerahkan 149 Personil untuk pengamanan malam takbiran idul adha 1442 H. selanjutnya anggota Polres dan Polsek jajaran akan menempati 31 titik lokasi di 5 kecamatan yang telah ditentukan di tambah personil patroli mobiling di wilayah hukum Polres Lotara” Tutup Kasi Humas Ipda Mulyadi.(Adbravo)

Lombok Tengah NTB benuanews.com – Kapolsek Praya Barat bersama anggota Reskrim berhasil mengamankan 2 (dua) orang pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) di dusun Remitan desa Mangkung kecamatan Praya Barat kabupaten Lombok Tengah, pada Senin (19/7)“Dua pelaku pencurian yakni H alias Seban (26) asal desa Selong Belanak dan J alias Bokah (26) asal desa Selong Belanak,” kata Kapolsek Praya Barat, AKP Herry Indrayanto SH,.Terhadap dua pelaku, pihaknya langsung mengamankan ke Polsek Praya Barat untuk kepentingan penyelidikan.“Saat mengamankan pelaku, kami menghimbau kepada warga masyarakat yang masih melakukan kerumunan untuk pulang kerumahnya masing-masing serta tetap mematuhi Prokes Covid-19,” jelas Herry.Adapun barang-barang yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Vario CW warna hitam tanpa plat, satu buah senjata tajam jenis pisau bermata satu dengan panjang sekitar 25 cm, gagang dan sarung terbuat dari kayu berwarna hitam, satu buah kunci pas 12-10 dan satu buah cukit besi panjang sekitar 15 cm.Untuk diketahui bahwa kedua orang tersebut pada saat diamankan oleh masyarakat belum sempat melakukan pencurian dan polisi melakukan pengamanan dengan membawa dua orang tersebut ke Polsek Praya barat untuk dilakukan penyelidikan.“Setelah pengembangan penyelidikan, mereka mengakui telah melakukan Curanmor terhadap 1 unit sepeda motor Yamaha Yupiter warna hitam tanpa plat nomor,” jelasnya.Ditegaskan, Barang Bukti tersebut sudah diamankan oleh penyidik Polsek Praya Barat. Sedangkan Barang Bukti Vario dilimpahkan penyidikannya ke penyidik Polsek Praya Barat Daya karena TKP merupakan wilayah hukum Polsek Praya Barat Daya.“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” pungkasnya.“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” pungkasnya.(Adbravo)

Mojokerto,- Kondisi pandemi Covid-19 juga berdampak terhadap kebijakan umum anggaran pemerintah Daerah, seperti halnya di kota Mojokerto. Guna menampung seluruh perubahan asumsi ekonomi makro, asumsi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah yang terjadi karena adanya pandemi Covid-19 maupun perubahan asumsi makro yang berimbas pada struktur APBD Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2021, perlu dilakukan perubahan terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2021.Rencana perubahan KUA-PPAS tersebut disampaikan oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto, Senin (19/07/2021).
Rapat Paripurna yang dihadiri 16 orang angota DPRD dan dipimpin oleh Sony Basuki Rahardjo Wakil Ketua 1 DPRD Kota Mojokerto. Dihadiri pula Wakil Walikota, PJ. Sekdakot, Staf ahli dan Asisten serta jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, Camat dan Lurah. Rapat Paripurna dengan agenda penjelasan Walikota Mojokerto atas rencana perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2021.Pada kesempatan tersebut, Ning Ita Sapaan akrab Walikota Mojokerto menyampaikan, garis besar masing-masing pos dalam Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2021, meliputi Pendapatan Daerah semula dianggarkan sebesar 869 milyar 686 juta 791 ribu 131 rupiah diperkirakan naik menjadi sebesar 877 milyar 391 juta 847 ribu 849 rupiah atau naik sebesar 0,89%, dengan rincian : Pendapatan Asli Daerah (PAD) semula dianggarkan sebesar 202 milyar 826 juta 397 ribu 207 rupiah diperkirakan naik menjadi sebesar 206 milyar 393 juta 847 ribu 772 rupiah atau naik sebesar 1,76%; Pendapatan Transfer semula dianggarkan sebesar 646 milyar 814 juta 493 ribu 974 rupiah diperkirakan mengalami kenaikan menjadi sebesar 647 milyar 435 juta 624 ribu 858 rupiah atau naik sebesar 0,10 %; dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah, yang semula dianggarkan 20 milyar 45 juta 899 ribu 950 rupiah diperkirakan naik menjadi sebesar 23 milyar 562 juta 375 ribu 219 rupiah atau naik sebesar 17,54%.Sedangkan Belanja Daerah lanjutnya, yang sudah ditetapkan sebesar 1 trilyun 42 milyar 609 juta 617 ribu 966 rupiah setelah perubahan mengalami kenaikan menjadi 1 trilyun 141 milyar 750 juta 116 ribu 426 rupiah atau naik sebesar 9,51% yang dialokasikan untuk Belanja Operasi yang semula dianggarkan sebesar 823 milyar 346 juta 381 ribu 961 rupiah setelah perubahan naik menjadi sebesar 913 milyar 737 juta 947 ribu 792 rupiah atau naik sebesar 10,98%;Belanja Modal semula dianggarkan sebesar 218 milyar 263 juta 236 ribu 5 rupiah, setelah perubahan naik menjadi sebesar 227 milyar 12 juta 168 ribu 634 rupiah atau naik sebesar 4,01%; dan Belanja Tidak Terduga dianggarkan tetap, namun akan Kita evaluasi dengan melihat perkembangan pada pemberlakuan PPKM Darurat ini.Dengan demikian akan terjadi selisih kurang (defisit), dari yang ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar minus 172 milyar 922 juta 826 ribu 835 rupiah dan pada P-KUA dan P-PPAS Tahun Anggaran 2021 defisit menjadi sebesar minus 264 milyar 358 juta 268 ribu 577 rupiah atau bertambah sebesar 52,88%, Defisit tersebut akan ditutup dengan adanya penambahan dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2020 berdasarkan hasil audited BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020, yang bertambah sebesar 91 milyar 435 juta 441 ribu 742 rupiah, sehingga setelah perubahan anggaran Penerimaan Pembiayaan naik menjadi sebesar 269 milyar 358 juta 268 ribu 577 rupiah, jelas Ning Ita.Sedangkan untuk penetapan perubahan rencana KUA – PPAS akan disampaikan pada agenda rapat paripurna berikutnya setelah melalui proses pembahasan oleh anggota DPRD Kota Mojoketo. (Kan/red).