Dinas PUPR Tubaba lakukan pemeliharaan Jalan Rusak

IMG-20260512-WA0032.jpg

Tulang Bawang Barat, Benuanews.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang
Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pembangunan infrastruktur jalan tetap berlanjut pada tahun anggaran 2026.

Plt Kepala Dinas PUPR Tubaba, Iwan Balaw, mengatakan perbaikan jalan difokuskan pada ruas-ruas strategis guna mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian di berbagai wilayah.

“Saat ini penanganan di beberapa titik kerusakan berat sudah berjalan karena memang membutuhkan perbaikan segera,” ujar Iwan Balaw, pada Senin (11/5/2026).

Selain pekerjaan yang sedang berlangsung, Dinas PUPR juga menyiapkan sejumlah proyek peningkatan dan rekonstruksi jalan yang akan dilaksanakan melalui proses tender pada tahun 2026.

“Beberapa ruas yang masuk dalam rencana penanganan di antaranya peningkatan Jalan Indraloka I–Balam Asri di Kecamatan Way Kenanga sepanjang 3,2 kilometer dengan metode hotmix.

Kemudian rekonstruksi Jalan Mulya Sari–Batas Mesuji di Kecamatan Gunung Agung sepanjang 1 kilometer menggunakan perkerasan beton, serta Jalan Simpang PU–Pasar Tempel di Kecamatan Tulangbawang Tengah sepanjang 1,8 kilometer dengan penanganan hotmix.

Selanjutnya, Jalan Mulya Sari–Sumber Jaya sepanjang 220 meter, Jalan Sumber Jaya–Bangun Jaya sepanjang 310 meter, dan Jalan Bangun Jaya–Simpang Tunas Jaya sepanjang 436 meter juga akan dibangun menggunakan konstruksi beton.

Iwan Balaw menjelaskan seluruh program tersebut telah masuk dalam prioritas pembangunan Pemkab Tubaba di bawah kepemimpinan Bupati Novriwan Jaya dan Wakil Bupati Nadirsyah yang dibahas pada Musrenbang 2025 lalu.

Selain itu, pada tahun ini juga dilakukan peningkatan Jalan Simpang Bangun Jaya–Simpang Tunas Jaya sepanjang 520 meter, rekonstruksi Jalan Simpang Kibang Yekti Jaya–Etanol, pembangunan jalan perbatasan Kabupaten Tulang Bawang sepanjang 400 meter di Kecamatan Way Kenanga,

rekonstruksi Jalan Tunas Asri–Kampung Baru sepanjang 550 meter di Kecamatan Tulangbawang Tengah, serta Jalan Kibang Budi Jaya–Etanol sepanjang 215 meter di Kecamatan Lambu Kibang.

“Secara keseluruhan ada 10 ruas jalan yang direncanakan dikerjakan pada tahun anggaran 2026 dan saat ini masih menunggu proses tender sebelum pekerjaan fisik dimulai,” jelasnya.

Menurut Iwan, pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah meski dilakukan secara bertahap sesuai prioritas dan kondisi lapangan.

“Pemerintah daerah terus berupaya agar ruas jalan yang mengalami kerusakan berat bisa segera ditangani demi mendukung aktivitas masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tubaba, Candra, mengatakan pihaknya tengah melakukan perbaikan di ruas Jalan Sumber Rejo–Margodadi, Kecamatan Tumijajar, serta ruas Kartaraharja–Way Sido di Kecamatan Tulangbawang Udik.

“Perbaikan difokuskan pada titik jalan rusak agar akses masyarakat tetap aman dilalui. Untuk ruas Sumber Rejo–Margodadi dilakukan penanganan sepanjang 370 meter, sedangkan Kartaraharja–Way Sido sepanjang 290 meter,” ujar Candra.

Dia menjelaskan penanganan dilakukan dengan pembongkaran lapisan jalan lama yang mengalami kerusakan berat sebelum dilakukan perbaikan.

Di akhir keterangannya, Iwan Balaw bersama Candra mengajak masyarakat dan pelaku usaha ikut menjaga kondisi jalan yang telah dibangun pemerintah.

“Kami berharap kendaraan angkutan tidak membawa muatan melebihi kapasitas jalan kabupaten, maksimal 8 ton. Masyarakat juga diharapkan rutin bergotong royong membersihkan bahu jalan dan drainase agar kondisi jalan tetap terawat dan usia pakainya lebih panjang,” tutupnya.

 

(Jay)

scroll to top