LUMAJANG, BenuaNews.com – Suasana penuh kehangatan dan rasa kepedulian mewarnai kegiatan penyaluran santunan kepada anak yatim piatu di Balai Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati tanggal 10 Muharram 1448 Hijriah.
Acara dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Jatiroto, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta puluhan warga yang hadir untuk mendukung kegiatan sosial keagamaan tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Rojopolo, Ibu Hajah Sukiyanti, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap nilai-nilai keagamaan dan sosial yang sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
Sebanyak 32 anak yatim piatu yang merupakan warga setempat menjadi penerima manfaat dalam kesempatan ini. Satu per satu anak dipanggil ke depan untuk menerima bantuan secara simbolis, disertai doa dan harapan agar mereka senantiasa tumbuh sehat, berakhlak mulia, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan.
Ibu Hajah Sukiyanti menekankan bahwa momentum 10 Muharram memiliki makna istimewa sebagai pengingat akan pentingnya berbagi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan perlindungan dan dukungan.
“Momen ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat rasa kebersamaan. Kehadiran kami bersama Forkopimca adalah bukti dukungan penuh terhadap kegiatan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa perhatian terhadap anak-anak penerus bangsa bukan hanya tanggung jawab keluarga atau pemerintah semata, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap santunan ini tidak hanya bernilai materi, melainkan juga menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan beribadah. Mereka adalah generasi penerus yang wajib kita jaga dan dukung bersama demi masa depan yang cerah,” tambahnya.
Kepala Desa turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana, para donatur, serta seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan acara tersebut. Menurutnya, semangat saling bantu seperti inilah yang harus terus dijaga agar tercipta lingkungan yang harmonis, aman, dan penuh kekeluargaan.