PALOPO-Benuanews.com-Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMAN 1 Luwu Utara, Muhammad Ilyasa, di ajang Pemilihan Putra-Putri Budaya Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) 2026 yang dilaksanakan di Kota Palopo, mulai 22 – 25 April 2026 yang lalu.
Kegiatan grand final-nya sendiri berlangsung di Gedung Serbaguna Opu Dg. Risadju Kota Palopo, pada Sabtu (25/4/2026) malam. Kota Palopo sendiri ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan ajang Pemilihan Putra-Putri Budaya Tingkat Provinsi Sulsel 20026
Ilyasa sukses memborong berbagai kategori penghargaan dalam ajang bergengsi tersebut, yaitu Putra Budaya Best Advokasi Sulsel, Putra Budaya Persahabatan Sulsel, Putra Budaya Populer Vote Sulsel, dan yang paling fenomenal sebagai pemenang Putra Budaya Sulsel 2026.
Dominasi Ilyasa tak terbendung dalam ajang tersebut. Ia tak hanya tampil sangat memukau dalam beberapa sesi dengan busana adat yang dimodifikasi, tetapi juga unggul dalam sesi wawancara mendalam, termasuk dalam unjuk kemampuan seputar kebudayaan lokal.
Keberhasilan Muhammad Ilyasa dalam ajang pencarian bakat bidang kebudayaan ini tak terlepas dari dukungan keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah. Ilyasa sukses menanamkan rasa bangga dari semua pihak yang telah berkontribusi dalam setiap prestasi yang diraihnya.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari persiapan yang matang serta kedisiplinan tinggi yang ia perlihatkan dalam perjalanan menuju ajang ini, termasuk kerja keras dan kerja cerdas dirinya dalam mempelajari berbagai literasi yang terkait dengan kebudayaan lokal.
Capaian Ilyasa ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah ajang yang kompetitif, tetapi juga adalah kemenangan intelektual budaya. Ia juga mampu membuktikan bahwa generasi Z tetap memegang teguh akar budaya di tengah gempuran peluru modernisasi
Keberhasilan Ilyasa ini membuat Pemda Kabupaten Luwu Utara turut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kemenangan ini juga diharapkan menjadi pemicu bagi siswa lainnya untuk aktif menjadi seorang agen promosi kebudayaan daerah ke tingkat nasional.
Tidak kalah pentingnya, keberhasilan Ilyasa ini makin mempertegas posisi SMAN 1 Luwu Utara sebagai salah satu sekolah unggulan yang tidak hanya fokus pada bidang akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.
Diketahui, Ilyasa juga aktif terlibat dalam berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua Rohis Luwu Utara, Duta Wakaf Nasional, dan Pengurus Gerakan Pramuka Saka Kencana Luwu Utara. Paling fenomenal tentunya adalah saat didaulat masuk ke dalam pengurus Rohis Nasional.
Muhammad Ilyasa adalah seorang siswa berprestasi asal SMA Negeri 1 Luwu Utara. Ilyasa lahir di Kaili, pada 7 Maret 2010 silam. Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan SMAN 1 Luwu Utara dan juga menjadi kontribusi nyata bagi generasi muda dalam menjaga dan mempromosikan budaya Sulawesi Selatan di kancah yang lebih luas. (LHr#)