Takalar.Benuanews.com
Pemerintah Kabupaten Takalar terus mematangkan persiapan pembukaan Sekolah Rakyat yang dijadwalkan mulai menerima peserta didik baru pada Juli 2026. Program yang diinisiasi Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI ini diharapkan menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Takalar, Andi Rijal M, mengatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Berbagai tahapan teknis telah dipersiapkan, mulai dari koordinasi dengan Kementerian Sosial, verifikasi calon peserta didik, hingga kesiapan sarana dan prasarana sekolah.
“Seluruh persiapan terus kami lakukan agar proses rekrutmen berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah,” kata Andi Rijal.
Ia menjelaskan, gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Pa’rapunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, telah selesai dibangun dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pada tahun ajaran perdana, Sekolah Rakyat Takalar akan menampung sebanyak 270 siswa yang terbagi dalam tiga jenjang pendidikan, yakni 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.
Program ini dikhususkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berdasarkan data pemerintah. Oleh karena itu, proses seleksi akan dilakukan secara cermat agar penerima manfaat benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Takalar berharap kehadiran Sekolah Rakyat mampu meningkatkan pemerataan akses pendidikan, menekan angka putus sekolah, serta mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Selain menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, Sekolah Rakyat juga diharapkan menjadi salah satu instrumen dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Takalar.