LUMAJANG, BenuaNews.com – Kualitas pembangunan infrastruktur saluran air (drainase) di Kecamatan Senduro menjadi sorotan tajam. Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang akhirnya turun tangan melakukan monitoring dan evaluasi pada Selasa, 28 April 2026, menyusul banyaknya keluhan warga dan viralnya isu ini di media sosial.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B, Deddy Firmansyah, ini dilakukan untuk memastikan fungsi drainase yang telah dibangun benar-benar optimal dan tidak sia-sia.
Ditemukan Banyak Kendala Serius!
Sebelum turun ke lapangan, Komisi B terlebih dahulu mengundang dinas teknis dalam rapat kerja. Hasil rapat ditindaklanjuti dengan inspeksi mendadak (sidak) ke titik-titik lokasi.
Hasil pengecekan mengejutkan! Ternyata ditemukan sejumlah masalah teknis yang membuat saluran air tersebut tidak berjalan maksimal. Mulai dari adanya penyumbatan parah, kemiringan saluran yang tidak pas, hingga pengerjaan yang dinilai belum tuntas dan kurang maksimal.
Instruksi Tegas Perbaiki Seluruhnya Selama Masa Pemeliharaan!
Menghadapi kenyataan tersebut, Deddy Firmansyah memberikan peringatan keras. Ia menegaskan agar dinas terkait segera melakukan kajian ulang terhadap hasil pekerjaan tersebut.
“Mengingat proyek ini masih dalam masa pemeliharaan, waktu ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk perbaikan total. Jangan sampai anggaran negara terbuang untuk hasil yang tidak maksimal,” tegas Deddy.
Komisi B juga menyerap langsung aspirasi warga setempat dan berjanji akan mengawal perbaikan ini sampai tuntas, demi terwujudnya infrastruktur yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dinas PU “Apik Om… Akan Segera Diperbaiki!”
Saat dikonfirmasi terkait temuan tersebut, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lumajang, Bapak Ridwan, mengakui adanya masalah.
“Apik om… Memang ada pembenahan juga di titik yang tersumbat dan akan segera diperbaiki,” jelasnya singkat namun tegas memastikan akan segera menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut.
Diharapkan dengan adanya pengawalan ketat dari DPRD, permasalahan drainase di Senduro bisa segera teratasi dan tidak lagi menjadi keluhan warga.