Labusel – Benuanews.com
Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Labusel tersebut membahas pemeriksaan atas efektivitas upaya pemerintah daerah dalam pengelolaan operasional satuan pendidikan bantuan guna mendukung pemenuhan layanan pendidikan pada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan instansi terkait lainnya untuk Tahun 2025 dan Semester I Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang bermutu, merata, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan terus berupaya memastikan layanan pendidikan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Fery.
Ia menjelaskan, Pemkab Labusel telah menyalurkan berbagai bentuk dukungan untuk menunjang operasional satuan pendidikan. Dukungan tersebut antara lain melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), rehabilitasi sarana dan prasarana, serta berbagai bantuan operasional lainnya.
Berbagai upaya tersebut dilakukan untuk mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan akuntabel di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Fery menekankan bahwa besarnya anggaran yang dikelola harus diimbangi dengan tata kelola yang baik, efektif, efisien, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Efektif, efisien, dan patuh terhadap regulasi menjadi kunci agar bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pembelajaran,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Fery juga menyampaikan apresiasi kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara atas pelaksanaan pemeriksaan pendahuluan kinerja tersebut.
Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan BPK memiliki peran penting dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pendidikan.
“BPK bukan hanya hadir untuk mencari kesalahan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran pemeriksaan, Fery menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait agar memberikan dukungan penuh kepada tim pemeriksa BPK RI. Dukungan tersebut, termasuk penyediaan data dan informasi yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Inspektorat, serta seluruh kepala satuan pendidikan penerima bantuan agar bersikap kooperatif, terbuka, dan proaktif selama proses pemeriksaan berlangsung.
Selain itu, Fery meminta agar setiap rekomendasi yang nantinya disampaikan oleh BPK RI dapat ditindaklanjuti secara serius sebagai bahan evaluasi dan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan.
“Marilah kita jadikan pemeriksaan ini sebagai momentum untuk introspeksi dan perbaikan. Tujuan kita sama, yaitu memastikan setiap rupiah anggaran pendidikan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi anak-anak kita di Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” tegasnya.
Bupati berharap pemeriksaan tersebut dapat mendorong pengelolaan satuan pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan menjadi semakin efektif dan tepat sasaran.
Dengan demikian, berbagai program dan bantuan pendidikan yang disalurkan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus mendukung pencapaian visi pembangunan daerah.(SR)