LUWU UTARA-Benuanews.com-Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, secara resmi membuka pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU) bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Luwu Utara Tahun 2026, Jumat (24/4/2026), di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara.
Dalam sambutannya, Wabup Jumail menegaskan bahwa tahapan seleksi ini merupakan proses penting dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang akan mengemban tugas mulia sebagai anggota Paskibraka.
“Paskibraka bukan sekadar pengibar bendera, tetapi simbol generasi muda yang memiliki disiplin tinggi, jiwa nasionalisme, serta integritas yang kuat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para peserta yang merupakan siswa-siswi terpilih dari berbagai sekolah di Kabupaten Luwu Utara, yang sebelumnya telah memiliki pengalaman sebagai petugas pengibar bendera di sekolah masing-masing.
Namun demikian, kata dia, untuk menjadi Paskibraka tingkat kabupaten hingga berpeluang ke tingkat provinsi dan nasional, dibutuhkan lebih dari sekadar kemampuan baris-berbaris.
Melalui TWK, panitia akan mengukur pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, serta komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sementara itu, TIU bertujuan menilai kemampuan berpikir, logika, serta daya analisis peserta.
Wabup juga menekankan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan profesional. Ia berharap para peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh tanggung jawab.
“Tunjukkan kemampuan terbaik, bukan hanya untuk lolos seleksi, tetapi sebagai wujud dedikasi kalian sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Kepada tim seleksi, Wabup Jumail berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh integritas serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, sehingga peserta yang terpilih benar-benar merupakan putra-putri terbaik daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Utara, Ismaruddin, melaporkan bahwa peserta Calon Paskibraka Tahun 2026 berasal dari siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Luwu Utara.
Dari total 300 peserta yang mengikuti tahap pra-seleksi ini, sebanyak 117 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan lolos verifikasi, yang terdiri dari 69 putra dan 48 putri.
Selanjutnya, seluruh peserta yang lolos akan mengikuti TWK dan TIU yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Melalui rangkaian seleksi ini, Pemda Luwu Utara berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat kebangsaan, serta jiwa kepemimpinan yang tinggi.(RED#)
Rilis: PPID Kesbangpol.