Ungkapan Haru Lurah Rantauprapat Kota Usai Jasad Warganya Ditemukan 10 Kilometer dari Lokasi Kejadian

IMG-20260701-WA0078-1.jpg

LABUHANBATU | Benuanews.com – Rasa haru dan syukur mendalam menyelimuti Pemerintah Kelurahan Rantauprapat Kota. Setelah penantian penuh doa selama sepuluh hari, jasad Habib Zuhri Sagala (25), warga Lingkungan Pekan Lama yang hanyut di Sungai Bilah, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (1/7/2026) sekira pukul 06.00 WIB.

Jasad korban ditemukan mengambang oleh warga di kawasan Dusun Tanjung Makmur, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan. Lokasi penemuan ini membentang sejauh 10 kilometer ke arah hilir dari titik awal tempat almarhum terjatuh di Kecamatan Rantau Utara.

Lurah Rantauprapat Kota, Ahmad Zailani Nasution, menyatakan bahwa penemuan ini seketika mengakhiri kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat selama masa pencarian enam hari berturut-turut oleh tim gabungan.

Proses evakuasi sempat diwarnai ketegangan. Menurut pria yang akrab disapa Pak Zai ini, jasad korban sebenarnya sempat terlihat oleh seorang pekerja penyedot pasir pada dini hari sekira pukul 02.00 WIB di kawasan Bilah Barat.

“Pekerja penyedot pasir menemukan mayat hanyut sekira jam 02.00 WIB. Namun karena takut, saat ia pergi meminta bantuan ke warga lainnya, jasad tersebut sempat hanyut kembali terbawa derasnya arus sungai,” ujar Pak Zai menceritakan kronologi di lapangan.

Beruntung, beberapa jam kemudian, kejelian seorang pemuda bernama Husin yang sedang berada di kafe pinggir sungai membuahkan hasil. Bersama warga Dusun Tanjung Makmur, mereka bergerak cepat menepikan jasad korban agar tidak kembali hilang, sembari menunggu tibanya tim BPBD Labuhanbatu.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah almarhum langsung dibawa ke RSUD Rantauprapat untuk proses fardhu kifayah, sebelum akhirnya dihantarkan ke rumah duka dan dimakamkan di Perkuburan Paindoan.

Ditemukannya almarhum Habib Zuhri memicu rasa emosional yang mendalam bagi pihak kelurahan yang sejak awal terus memantau proses pencarian.

Lurah Rantauprapat Kota, Ahmad Zailani Nasution, menyampaikan ungkapan duka sekaligus apresiasinya:

“Alhamdulillahirabbil’alamin, di tengah rasa duka yang mendalam, kami bersyukur kepada Allah SWT karena setelah 10 hari pencarian maraton yang melelahkan, warga kita Almarhum Habib Zuhri Sagala akhirnya bisa ditemukan dan dipulangkan ke keluarga untuk dimakamkan dengan layak.

Kami menghaturkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak keluarga, warga, tim BPBD Labuhanbatu, Basarnas, Pemko Tanjung Balai, serta semua pihak yang telah berjuang bersama di lapangan.

Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kelurahan Rantauprapat Kota, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang paling dalam kepada keluarga almarhum. Kehilangan ini adalah duka kita bersama. Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan dianugerahi ketabahan. Aamiin yaa Rabbal ‘Aamiin.” (*)

scroll to top