Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Labuhanbatu dan JPRMI Gelar Khitanan Ceria untuk Keluarga Kurang Mampu

FB_IMG_1783046681673-1.jpg

LABUHANBATU | Benuanews.com – Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu. Dalam rangka menyambut fajar 1448 Hijriah, Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, secara resmi membuka kegiatan “Khitanan Ceria” yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Acara ini digelar di Aula Perumahan Buya Abdurrahman Tanjung, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Senin (29/6/2027).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Selain mendapatkan pelayanan khitan gratis, para peserta juga menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dan motivasi agar anak-anak tetap ceria menjalani proses khitan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Jamri menyampaikan bahwa Khitanan Ceria bukan hanya bagian dari syariat Islam, melainkan juga wujud nyata kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat.

“Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya kita maknai dengan memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi. Semoga kegiatan ini membawa manfaat luas dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga kesehatan, Jendral Pemuda Remaja Masjid Islam (JPRMI), serta para donatur yang telah berkolaborasi demi kelancaran acara tersebut. Pemkab Labuhanbatu berkomitmen untuk terus mendukung program sosial dan keagamaan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati turut membacakan pidato tertulis Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM. Dalam pidatonya, Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif luar biasa dari PC JPRMI Panai Hilir yang menyambut Tahun Baru Islam dengan aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Ini adalah bukti nyata bahwa pemuda dan remaja masjid di Labuhanbatu memiliki kepedulian sosial yang tinggi. JPRMI telah menunjukkan perannya sebagai motor penggerak kebaikan, tidak hanya aktif memakmurkan masjid tetapi juga membantu umat di luar dinding masjid. Kegiatan ini sangat membantu meringankan beban orang tua,” sebut Bupati dalam pidato tertulisnya.

Di akhir pidatonya, Bupati juga menyelipkan pesan khusus dan doa bagi anak-anak peserta khitan agar tidak merasa takut.
“Jangan takut ya, Nak. Khitanan ini adalah fase penting bagi kalian untuk tumbuh menjadi anak yang sehat, bersih, dan beranjak dewasa. Kami doakan semoga kalian menjadi anak yang soleh, berbakti kepada orang tua, taat beragama, serta kelak menjadi generasi penerus yang cerdas dan membanggakan Kabupaten Labuhanbatu,” pesannya.

Sementara itu, Ketua JPRMI Labuhanbatu, Teguh Purwanto, S.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh JPRMI ini didukung penuh oleh Forkopimca Panai Hilir dan Buya Abdurrahman Tanjung. Sebanyak 50 anak tercatat mengikuti khitanan massal yang mendapat fasilitasi medis dari Puskesmas Sei Berombang.

“Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana dengan baik. Terima kasih Bapak Wakil Bupati atas dukungannya. Kegiatan positif seperti ini akan rutin kami lakukan sebagai bukti nyata kontribusi generasi muda Labuhanbatu,” ungkap Teguh.

Suasana haru dan bahagia tampak dari para orang tua yang merasa sangat terbantu dengan adanya program khitan gratis ini. Mereka berharap program serupa dapat terus berjalan secara berkesinambungan setiap tahunnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan para peserta agar segera pulih dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Syafrizal, S.Sos, Sekjen Dinsos Afrizal Afzu, Kepala Puskesmas Sei Berombang Afrizal, Camat Panai Hilir Erwin Pardede, SE, serta Ketua JPRMI Panai Hilir Rusdiansyah Nasution. (*)

scroll to top