Sambut Nyepi 1948, Polsek Mataram Siapkan Pengamanan Festival Ogoh-Ogoh di Pagutan Timur

IMG-20260306-WA0081-1-scaled.jpg

Mataram NTB benuanews.com – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, jajaran Polsek Mataram mulai mematangkan strategi pengamanan sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya di wilayah hukumnya. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Festival Ogoh-Ogoh yang akan digelar oleh Yayasan Dharma Laksana Mataram pada 15 Maret mendatang.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pengamanan maksimal agar tradisi tahunan tersebut dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap menghormati aktivitas masyarakat di sekitarnya.

“Kami hadir untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat, termasuk Festival Ogoh-Ogoh yang melibatkan ratusan anak sekolah ini, dapat berlangsung aman. Fokus kami adalah keselamatan peserta serta kelancaran arus lalu lintas di jalur Lingkar Selatan,” ujar AKP Mulyadi.

Sebagai langkah awal, pada Jumat pagi (06/03/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Timur Aiptu I B MD Asmariawan M menghadiri rapat koordinasi kedua yang digelar di Yayasan Dharma Laksana di Jalan TGH Ali Batu, Kota Mataram.

Dalam pertemuan tersebut, panitia memaparkan rencana pelaksanaan festival yang diperkirakan akan diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA.

Berdasarkan evaluasi kondisi lapangan, Polsek Mataram memberikan sejumlah saran strategis kepada panitia terkait rute pawai. Mengingat sebagian besar peserta adalah anak-anak, pihak kepolisian menyarankan agar rute diperpendek dari rencana awal guna menghindari kelelahan peserta sekaligus mencegah kemacetan di kawasan permukiman yang jalannya relatif sempit.

“Kami menyarankan rute difokuskan di jalur utama Jalan TGH Ali Batu dengan memanfaatkan titik U-turn yang tersedia. Ini untuk menghindari kendala teknis seperti pohon perindang di jalur sempit yang bisa menghambat ogoh-ogoh, sekaligus menjaga kenyamanan warga sekitar,” jelas Kapolsek.

Selain itu, Polsek Mataram juga mengusulkan agar atraksi tari-tarian dilakukan di kantong parkir atau area yang lebih luas di sepanjang rute, sehingga tidak menimbulkan antrean kendaraan yang panjang.

Kapolsek menambahkan bahwa pihak panitia menyambut baik berbagai masukan tersebut. Nantinya, personel Polsek Mataram bersama Babinsa akan memberikan pengawalan penuh sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung hingga finish kembali di halaman Yayasan Dharma Laksana.

Dengan koordinasi lintas sektor ini, diharapkan Festival Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Nyepi 1948 di Kota Mataram dapat berlangsung meriah, aman, dan tetap tertib bagi seluruh masyarakat. (Dv)

scroll to top