LUWU UTARA-Benuanews.com-Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang dilaksanakan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Falah Lemahabang Kecamatan Bonebone, resmi ditutup, Sabtu (18/7/2026) malam.
Penutupan MATAMUDA MAS Al Falah Bonebone ini dikemas dalam bentuk Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) yang disaksikan ratusan pasang mata yang terpukau penampilan para murid MAS Al Falah Bonebone.
Unjuk kreativitas ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa orientasi, tetapi juga panggung pembuktian bakat seni para santri yang terintegrasi melalui kegiatan ekstrakurikuler madrasah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Luwu Utara, Dr. H. Rusydi Hasyim, M.Ag., Kasi Pendidikan Islam Kemenag Luwu Utara Amiruddin, S.Pd.I., M.Pd.I., Kepala UPT Pariwisata Luwu Utara Lukman, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Luwu Utara, serta seluruh Kepala Madrasah se-Kabupaten Luwu Utara.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag, Rusydi Hasyim, memberikan suntikan motivasi mendalam bagi para murid baru. Ia mengingatkan, keberadaan mereka di madrasah merupakan amanah besar dari para orang tua mereka.
“Masuk di sini adalah titipan orang tua. Lanjutkan ini untuk belajar dan berproses di pesantren. Semoga anak-anakku bisa menjadi orang yang hebat,” ujar Rusydi penuh harap.
Ia menambahkan, momentum MATAMUDA ini dapat melahirkan inspirasi, inovasi, dan semangat baru bagi para santri baru untuk memulai perjalanan akademik dan spiritual mereka di Pesantren Al Falah Lemahabang Bonebone.
Penegasan status murid baru juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Falah, K.H. Imam Tauhid. Imam menekankan, status baru sebagai santri harus dibarengi dengan transformasi karakter yang nyata.
“Dengan acara ini, maka anak-anakku sudah sah menjadi santri dan murid Madrasah. Sudah harus berubah semua. Bicaranya, akhlaknya, semuanya sudah harus berubah menjadi lebih baik setelah mengikuti acara ini,” tegas Imam Tauhid.
Sementara itu, Kepala MAS Al Falah, Darmawati, menjelaskan bahwa malam pementasan ini merupakan buah dari konsistensi pembinaan ekstrakurikuler di madrasah yang memadukan teori dan praktik seni pertunjukan.
Ia tak lupa menitipkan pesan optimis agar para santri baru ini siap bersaing di era modern tanpa harus kehilangan jati diri sebagai anak madrasah.
“Anak-anakku yang sudah bergabung di MA Al Falah, kalian harus bisa menjawab tantangan zaman. Kalian harus bisa berdiri di tengah masyarakat dan menunjukkan bahwa anak madrasah juga bisa memberikan yang terbaik,” pungkasnya disambut tepuk tangan meriah.
Dengan berakhirnya MATAMUDA 2026/2027, MA Al Falah siap mencetak generasi islami yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademik, tetapi juga berkarakter kuat, serta kreatif dalam berkarya. (LHr#)