MUARO JAMBI.(Benuanews.com)-Pembangunan proyek box culvert di Kabupaten Muaro Jambi menjadi sorotan publik.Dalam Caption Postingan ditulis Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp398 juta tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan menuai kritik dari masyarakat.
Sorotan ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi fisik proyek diunggah oleh akun media sosial Ikhsan Artha dan beredar luas di berbagai platform digital. Video tersebut memicu beragam komentar warganet yang mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek infrastruktur tersebut.
Proyek box culvert itu diketahui berlokasi di RT 17/03, Desa Mendalo Darat, Kabupaten Muaro Jambi, dan merupakan pekerjaan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah bagian konstruksi yang dinilai tidak rapi, sehingga memunculkan dugaan pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Sejumlah warganet menilai hasil pekerjaan tersebut tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan. Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak terkait, termasuk peran konsultan pengawas dan pejabat teknis di lingkungan Dinas PUPR.
Kondisi ini mendorong harapan publik agar Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, turun tangan secara langsung. Masyarakat meminta Bupati memastikan seluruh jajaran, khususnya Dinas PUPR, menjalankan proyek pembangunan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Warga juga mendorong agar dilakukan pengecekan langsung ke lapangan serta evaluasi menyeluruh terhadap proyek box culvert tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, serta tidak berpotensi merugikan keuangan daerah.
“Kalau proyek pakai uang rakyat tapi kualitasnya dipertanyakan, sudah seharusnya ada evaluasi dari pimpinan daerah,” tulis salah satu komentar warganet.
(Red)