Presisi Merdeka Run Jambi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan UMKM Lokal dan Promosi Wisata

1002234197.jpg

JAMBI.(Benuanews.com)– Presisi Merdeka Run Jambi 2026 tak sekadar menjadi pesta olahraga yang menyatukan ribuan pelari. Ajang yang digelar Polda Jambi ini juga disiapkan sebagai ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan melibatkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sedikitnya 30 UMKM lokal dipastikan ambil bagian dalam kegiatan yang akan berlangsung pada Minggu (9/8) di kawasan Kantor Gubernur Jambi. Beragam produk unggulan khas daerah akan ditawarkan kepada peserta dan pengunjung, mulai dari kuliner, minuman, camilan, hingga aneka produk kreatif.

Event yang diproyeksikan diikuti sekitar 8.750 peserta dari berbagai daerah itu diperkirakan menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Provinsi Jambi sepanjang 2026. Besarnya jumlah peserta diyakini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Keterlibatan puluhan tenant UMKM menjadi bagian dari komitmen Polda Jambi bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Melalui ajang ini, pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperluas pangsa pasar, meningkatkan eksposur produk, sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner dan kreativitas khas Jambi kepada ribuan peserta maupun pengunjung.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, Presisi Merdeka Run 2026 dirancang tidak hanya sebagai agenda olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sektor ekonomi kerakyatan.

“Presisi Merdeka Run Jambi 2026 merupakan wujud komitmen Polda Jambi dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Dengan pelaksanaan pada 9 Agustus 2026 di kawasan Kantor Gubernur Jambi yang akan diikuti sekitar 8.750 peserta, kami ingin menghadirkan event olahraga yang mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui keterlibatan 30 UMKM lokal,” ujarnya.

Menurut Erlan, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk membangun jejaring bisnis, meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus mendorong berkembangnya sektor industri kreatif dan kuliner di Jambi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat budaya hidup sehat, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan UMKM, mendorong sport tourism, serta memperkenalkan potensi unggulan Provinsi Jambi kepada masyarakat dari berbagai daerah,” pungkasnya.

scroll to top