Lampung Siap Jadi Tuan Rumah Munas HIPMI, Gubernur Mirza: Bawa Energi Baru bagi Pengusaha Muda Indonesia

IMG-20260610-WA0062-1.jpg

Bandar Lampung, Benuanews.com – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyambut jajaran pengurus pusat dan daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam acara Ramah Tamah Jamuan Makan Malam yang berlangsung di Mahan Agung, Selasa malam (09/06/2026).

​Acara ini digelar sebagai rangkaian penyambutan menjelang pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI yang dijadwalkan berlangsung di Novotel Bandar Lampung pada 10-11 Juni 2026. Agenda nasional ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta dan tamu undangan dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain membahas agenda strategis organisasi, Munas kali ini juga mengagendakan pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI periode mendatang dan dijadwalkan dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

​Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Lampung untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas HIPMI tahun ini.

​”Saya sangat senang sekali, kami sangat berbangga sekali, Provinsi Lampung tahun ini menjadi tuan rumah Munas, diberi kepercayaan oleh BPP HIPMI sebagai tuan rumah Munas HIPMI di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

​Gubernur yang juga merupakan mantan Ketua BPD HIPMI Lampung tersebut mengisahkan perjalanan emosionalnya selama 20 tahun bernaung di organisasi pengusaha muda ini. Baginya, Munas memiliki esensi yang jauh lebih besar daripada sekadar suksesi kepemimpinan.

​”Saya rasa selain Munas, selain pemilihan Ketua Umum, ada energi-energi yang dibawa oleh BPD-BPD se-Indonesia ketika kembali untuk menjalankan organisasi-organisasi ini. Semoga Munas di Lampung ini akan memberikan energi yang sangat luar biasa bagi seluruh BPD di seluruh Indonesia,” tambahnya.

​Gubernur selanjutnya memaparkan kondisi fundamental ekonomi Lampung yang saat ini tengah mengalami tren positif yang signifikan. Lampung mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28 persen, sebuah capaian yang berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional setelah hampir sepuluh tahun terakhir. Dua motor penggerak utama pertumbuhan tersebut adalah sektor pertanian dan pariwisata, di mana kunjungan wisatawan nusantara ke Lampung pada tahun lalu melonjak hingga 10 juta kunjungan, melampaui statistik kunjungan ke Bali.

​Gubernur menilai, geliat ekonomi di tingkat akar rumput ini tidak terlepas dari intervensi kebijakan ekonomi nasional yang berorientasi dari bawah ke atas (bottom-up economic) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan ini sukses mendongkrak harga komoditas pertanian serta meningkatkan daya beli masyarakat perdesaan, yang terlihat dari naiknya indeks pembelian kendaraan bermotor dan hewan ternak secara signifikan.

​Meski demikian, Gubernur mengingatkan adanya tantangan baru terkait kesiapan sumber daya manusia di daerah yang belum sepenuhnya terlatih dalam mengelola potensi usaha secara mandiri. Untuk itu, ia menaruh harapan besar agar HIPMI mengambil peran strategis sebagai inkubator wirausaha hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

​”Harapan saya ke depan, teman-teman sekalian, semoga HIPMI ke depan bisa terus menciptakan wirausahawan baru, terutama di daerah desa-desa, terutama di kecamatan-kecamatan. Karena saya Gubernur, saya melihat, tidak ada cara lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kecuali mendorong para pengusaha,” tegasnya.

​Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat datang kepada para peserta Munas serta mengajak para pengusaha nasional untuk tidak ragu mengeksplorasi peluang investasi serta menikmati keindahan wisata dan kekayaan kuliner yang ada di Provinsi Lampung.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Akbar Himawan Buchari, mengungkapkan bahwa sinergitas antara Pemerintah Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sangat andal dalam mengawal persiapan agenda nasional ini.

​”Pak Gubernur sama Forkopimda sangat men-support acara Munas HIPMI, sehingga habis landing langsung meeting-meeting, gladi sama protokoler, dan di-support sama Pak Gubernur dan seluruh Forkopimda. Kita berikan apresiasi dan applause terhadap Pemprov Lampung,” ujar Akbar di hadapan ratusan pengusaha muda dari seluruh tanah air.

Melalui momentum jamuan makan malam tersebut, BPP HIPMI berharap keakraban serta jalinan silaturahmi antar-kader pengusaha muda dari 38 provinsi dapat terajut semakin kuat. Terlebih, Gubernur Lampung saat ini juga merupakan bagian dari keluarga besar organisasi tersebut selaku mantan Ketua Umum BPD HIPMI Lampung.

​”Kami berharap acara malam ini bisa intimate, bisa menambah keakraban kita, dan menyambung silaturahmi kita, dan besok juga acara Munasnya juga bisa dengan kita laksanakan dengan riang dan gembira,” tambah Akbar.

Founder HIPMI sekaligus Mantan Menteri Tenaga Kerja Abdul Latief mengenang kembali latar belakang historis pendirian HIPMI pada tahun 1972. Terinspirasi dari riset entrepreneurship di 23 negara, ia menegaskan mimpi besar yang mendasari HIPMI adalah melahirkan pengusaha yang nasionalis dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

​”Saya bilang, HIPMI akan saya dirikan organisasi yang melahirkan entrepreneurs nasionalis. Patriot! Pengisi kemerdekaan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tapi sampai hari ini kita belum menjadi tuan rumah. Belakangan hilirisasi itu, itulah menjadi tuan rumah yang diperjuangkan sekarang,” ujar Abdul Latief.

​Tokoh senior nasional tersebut selanjutnya mengapresiasi posisi HIPMI yang konsisten berada dalam sirkulasi strategis pembangunan nasional, termasuk kontribusi nyata 12 kader terbaik HIPMI yang saat ini dipercaya memperkuat jajaran Kabinet Presiden Prabowo Subianto. Ia mengimbau agar seluruh komponen pengusaha muda merapatkan barisan guna menyukseskan program ekonomi pemerintah.

Menjelang agenda pemilihan internal organisasi, Abdul Latief menggaungkan kembali falsafah dasar HIPMI, yakni “Abang yang tua dihormat, yang muda disayang”. Ia meminta agar iklim kompetisi di tubuh HIPMI senantiasa berlandaskan asas kekeluargaan demi keberlanjutan organisasi ke depan.

​”Tapi ingat, bertanding, bersanding. Nanti yang tidak menang dari yang empat, jangan mutung. Duduk sama-sama bersanding. Ini harus kita lakukan sama-sama untuk mempersatukan organisasi yang baik ini untuk ke depan,” pungkasnya.

​Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Anggota DPR RI Muhammad Kadafi, Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis Kementerian Investasi Heldy Satrya Putera, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta para ketua BPD HIPMI dari seluruh provinsi di Indonesia.

 

(Jay)

scroll to top