HGU Dipertanyakan, LSM WAL Bongkar Dugaan Kejanggalan Alih Fungsi Lahan PT SDM

1001564758.jpg

BATANG HARI.(Benuanews.com)-Lembaga Swadaya Masyarakat Wahana Andalas Lestari (LSM WAL) mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, Senin (30/3/2026). 

Kedatangan ini bertujuan meminta klarifikasi dan transparansi informasi terkait peralihan fungsi lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Sawit Desa Makmur (SDM) menjadi area pertambangan batu bara.

Ketua LSM WAL, Randi, menyatakan bahwa pihaknya ingin memastikan legalitas proses peralihan status Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV tersebut.

“Kami datang untuk mempertanyakan sejauh mana proses keterbukaan informasi publik mengenai alih fungsi lahan ini. Kami juga ingin memastikan apakah dokumen surat keterangan kuasa hukum yang tercatat di BPN telah sah secara regulasi,” ujar Randi.

Fokus pada Transparansi Publik
Persoalan ini menjadi perhatian serius LSM WAL mengingat adanya perubahan peruntukan lahan yang cukup signifikan dari sektor perkebunan ke sektor pertambangan.

Berdasarkan prinsip keterbukaan informasi, masyarakat berhak mengetahui keabsahan administrasi dan dampak dari perubahan status tanah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, LSM WAL berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan proses ini.

Randi menegaskan pihaknya akan menjalin komunikasi intensif dengan instansi terkait, baik melalui pertemuan tatap muka maupun koordinasi secara daring.

(Zami)

scroll to top