- Home
- Full Post Style

Lubuk Basung (benua) – Pantai Terpedo Ujuang Labuang, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung mutiara merupakan destinasi wisata alam yang menjadi kebanggaan rang Agam khususnya masyarakat Ujuang Labuang.“Kita berterima kasih kepada Balai Wilayah (BSW) Sumatera V yang sudah membangunkan lokasi wisata didaerah pantai untuk masyarakat Ujuang Labuang” kata Gema Saputra salah seorang pemuka masyarakat Ujuang Labuang dan juga anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Agam.Disampaikan lokasi yang dibangun Balai Sungai Wilayah (BSW) Sumatera V ini memberikan nuansa keindahan alam pantai dan kerindangan di pinggirnya yang ditumbuhi pohon kelapa sawit, sehingga terasa teduh.Gema juga bercerita untuk penamaan tempat wisata ini juga diambil dari sejarah kejadian yang terjadi di Kampung Ujung Labuang yang terjadi dizaman jepang, ada sebuah terpedo yang ditembakan dari tengah laut, akan tetapi tidak meledak.Penamaan lokasi ini merupakan titik sejarah yang tak terlupakan oleh masyarakat yang saat itu mampu meredam senjata sejenis bom ini tidak meledak saat sampai di lokasi.“Dulunya, saat tentara Jepang menghantam daerah tersebut dengan senjata Torpedo, namun sesampai di pantai tidak meledak, dan ukurannya relatif besar serta bisa menghancurkan daerah tersebut dalam sekejap, “katanya.Dilain pihak Pengelola Objek Wisata Pantai Terpedo, Rino Alfa menambahkan, objek wisata ini baru selesai dibangun oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera V pada 2019 dan sudah dikunjungi wisatawan.“Sebelumnya hanya wisatawan lokal yang mengunjungi objek wisata dan kini sudah ada dari Jambi, Riau dan lainnya,” katanya yang juga Ketua Pemuda Jorong Ujuang Labuang.Pantai Terpedo dilengkapi lapangan bola voli, lapangan menembak, lapangan futsal, mushala dan lainnya.(tim)

Lubuk Basung (benua) – Patai Terpedo Ujuang Labuang, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung mutiara menjadi tempat family gathering Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, Sabtu (4/7).“Kita melaksanakan family gathering di pantai terpedo ini untuk menjalin silaturahmi antara keluarga besar PWI, agar saling kenal satu sama lainnya” kata Ketua PWI Agam, Mursyidi di Pantai terpedo tempat acara diadakan, Sabtu.Dia mengatakan Kegiatan digelar satu hari penuh dengan menikmati objek wisata pantai terpedo serta kegiatan bermain anak-anak dan keluarga Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Agam..selain kegiatan bermain yang dilaksanakan juga diadakan kegaiatan silaturahmi antar keluarga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, agar atara keluarga saling kenal dan adanya keakraban antar keluarga.Setelah selesai kegiatan di Pantai Terpedo Ujuang Labuang, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung mutiara, kegiatan dilanjutkan mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di daerah tersebut.Tempat wisata yang dikunjung berupa, lokasi Hutan Bakau, Jembatan Gantungi Pelagi serta Pantai pasia Tiku yang berda di dekat Tempat Pelelangan Ikan Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam.(tim)

Bangkinang (benua) – Pemerintah Kabupaten Kampar resmikan program Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dalam acara sosialisasi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) bersama di Aula Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kampar, Kamis (2/7).Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, S.H. diwakili Sekda Kabupaten Kampar, Yusri, M.Si. menyampaikan Pertemuan ini merupakan pertemuan yang strategis guna membicarakan berbagai hal dan kendala yang dihadapi petani kelapa sawit disaat kondisi Pandemi Covid 19, peran Apkasindo dalam menggairahkan kembali petani sawit sudah menjadi tugasnya sebagai Asosiasi Petani.Sekda menambahkan bahwa kehadiran organisasi Apkasindo merupakan bentuk solusi yang menawarkan manajemen kelapa sawit untuk membantu kesejahteraan masyarakat khususnya petani kelapa sawit.“Kita mengharapkan Apkasindo menjadi tempat para petani mengadukan kendala apa yang dihadapinya dalam bertani sawit serta diharapkan mampu bersinergi dalam mewujudkan program-program” katanyaApkasindo diharapkan mampu bersinergi dalam mewujudkan program-program yang telah disusun sehingga potensi kelapa sawit di Kabupaten Kampar bisa di optimalkan.Jalinan dengan perusahaan kelapa sawit tentunya menjadi tugas Asosiasi, selain itu Pemkab Kampar terus mendorong dengan regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah seperti pembinaan Kepada Petani kelapa sawit dengan pola yang diatur” Tutup YusriAcara dihadiri oleh Kadis Perkebunan Ir. Bustan, pengurus DPD Apkasindo Kampar, DPW Apkasindo Riau dan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Kampar secara bersama membahas teknis peremajaan kelapa sawit di Kabupaten Kampar.

Lubuk Basung (benua) – Keseriusan Kasat Narkoba IPTU Awal Rama untuk membrantas penyalahgunaan Narkoba tidak menjadi usapan jempol saja pasalnya baru menjabat 20 hari Kasat Narkoba sudah 9 orang pengedar dan pemakai narkoba yang dimasukan kedalam hotel prodeo.Dilihat dari wajah kasat Narkoba yang serius dalam melaksanakan tugas, rela tidak tidur demi memberantas penyalahgunaan narkoba, ini merupakan bentuk kepeduliannya kepada generasi muda yang akan datang.“saya tidak akan main-main dengan penyalahgunaan Narkoba, karena saya tidak mau generasi muda yang akan datang seperti orang mabuk atau selalu play” kata Kasat Narkoba IPTU Awal Rama, saat dilakukan wawancara beberapa waktu yang lalu.Dia menambahkan baru 20 hari mejabat di sebagai Kasat Narkoba di Polres Agam, selalu mengedepankan pemberantasan dan penindakan tegas terhadap pengedar dan pemakai Narkoba, sehingga sudah mencapai 9 orang yang sudah ditangkap dan dimasukan kedalam hotel prodeo atau tahanan.Dikatakan tidak akan memberikan ampun untuk pemberantasan penyalahgunaan Narkotika atau yang disebut sebagai barang haram tersebut berupa Narkotika golongan I atau yang sudah dilarang beredar sesuai dengan Undang-Undang Narkotika.“Baru saja saya tahu akan dilantik menjabat sebagai Kasat Narkoba di Kabupaten Agam,langsung bertekad dalam hati untuk memerangi narkoba ini sampai kepada akar-akarnya, atau menyatakan perang dengan narkoba berserta pemasok, penjual dan pemakai narkoba.Tidak saja itu, untuk melakukan patroli kedaerah tertentu yang sudah dicurigai adanya penyalahgunaan Narkoba, dia tidak akan menyerahkan kepada anggota turun melaksanakan saat itu, akan tetapi tetap kasat langsung yang memimpin penangkapan.Dia menambahkan saat ini sudah mengungkap sebanyak 6 kasus Narkoba dengan para pelaku sebanyak 9 orang dengan berbagai macam peran, ada pengedar, kurir dan pemakai, semunya sedang dilakukan pemeriksaaan untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.Sesuai dengan Pasal 111 ayat (1) juncto Pasal 114 ayat (1) Undang – undang No. 35 tahun 2009, tentang penyalahgunaan Narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari 9 (sembilan) tahun.(wan).