- Home
- Full Post Style
Gowa (Benuanews.com), Sejak diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Senin (24/8) lalu, Kabupaten Gowa mendapatkan jatah 898 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terkategori usaha mikro dan kecil menerima Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Gowa, M. Yusuf. Menurutnya bantu ini merupakan tahap pertama sejak diluncurkan beberapa hari yang lalu oleh Presiden.“Pada saat launching oleh Bapak Presiden itu Kabupaten Gowa sudah mendapatkan sebanyak 898 UMKM, Jadi sudah mendapatkan dan itu sudah terkonfirmasi dengan baik di BRI,” kata Muh Yusuf, Sabtu (29/8).Lanjutnya para pelaku usaha mikro akan mendapatkan bantuan permodalan dari Pemerintah Pusat sebesar 2.400.000. Bantuan pusat ini merupakan dana hibah yang tidak wajib dikembalikan oleh para UKM.“Kegiatan ini sebenarnya adalah bagaimana memberikan penguatan modal dan menghidupkan kembali bagi pengusaha pengusaha mikro di dalam rangka pemulihan ekonomi khususnya di Kabupaten Gowa dan secara nasional,” jelasnya.Dari 898 usaha mikro yang sudah terverifikasi dan akan menerima Banpres Produktif, Muh Yusuf menyebutkan bahwa ini masih akan bertambah. Mengingat hingga saat ini, atas petunjuk Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, pihaknya masih melakukan pendataan untuk UKM yang akan diusulkan ke Pusat.Sementara untuk mendapatkan data yang akurat dan tepat sasaran pendataan melibatkan Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, para camat serta desa dan lurah. Hingga hari ini tercatat sudah 17.002 UMKM berskala kecil sudah terdata dan akan segera diusulkan.Dirinya menyebutkan ada enam indikator atau persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa diusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan permodalan usaha. Pertama nama pelaku usaha mikro, alamat rumah atau alamat tempat usaha, jenis usaha, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, modal usaha dibawah Rp. 50 juta dan omset pertahun di bawah 300 juta seperti warung, toko, kedai bahan campuran dan usaha produktif lainnya.“Kita terus mempercepat pendataan hingga masuk di 12 juta secara nasional. Karena secara nasional jumlahnya hanya 12 juta dan terbatas serta tidak ada kuota untuk setiap provinsi ataupun Kabupaten,” tambahnya.Sementara itu, Presiden Joko Widodo saat Launching beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, Program bantuan itu dinamai banpres produktif dimaksudkan untuk membantu para pengusaha mikro dan kecil yang terdampak oleh pandemi virus corona atau Covid-19. Lanjut Presiden Joko Widodo, tiap pelaku usaha mikro akan mendapatkan bantuan Rp 2,4 juta. Dan dana tersebut akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pelaku usaha. “Banpres ini adalah hibah, bukan pinjaman. Saya harap digunakan untuk tambahan modal, untuk nambah barang dagangan,” kata Jokowi. Joko Widodo menyebutkan Banpres ini akan dibagikan secara bertahap. Tahap pertama saat launching banpres tersebut sudah disalurkan kepada 1 juta pelaku usaha mikro kecil. Tahap selanjutnya akan disalurkan pada akhir Agustus dan akhir September.“Totalnya 12 juta usaha mikro kecil diberikan Banpres ini,” tambah Mantan Walikota Solo ini.Reporter by. : Budibenuanews
Gowa (Benuanews.com), Mewakili Kabupaten Gowa pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi setiap peserta.Seperti itulah yang dirasakan oleh Dyah Adila Perdana yang bisa mewakili Kabupaten Gowa pada MTQ Tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Pangkep. Dila sapaannya mewakili Kabupaten Gowa pada cabang lomba Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ).“Alhamdulillah sangat bersyukur dan senang bisa mewakili Gowa dan bisa dipercaya untuk mewakili lomba KTIQ,” katanya yang ditemui usai Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi Sulsel secara virtual di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Jum’at (28/8) malam.Lulusan Bahasa dan Sastra Arab Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengaku akan memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Gowa.“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa membawa nama baik Kabupaten Gowa, adapun hasil akhirnya kita serahkan sama Allah SWT karena usaha tidak akan mengkhianati hasil,” kata Alumni Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin Gowa ini.Apalagi menurutnya sejauh ini cabang lomba yang diikutinya sudah dipersiapkan dengan baik. Ia mengaku dibina langsung oleh Ketua Ikatan Da’iyah Kabupaten Gowa, Fatmawati yang juga penanggung jawab lomba KTIQ Kafilah Kabupaten Gowa.“Tetap optimis saja, yang penting sudah lakukan yang terbaik. Semoga jurinya juga bisa menilai dengan adil dan jujur. Jadi kalau rejeki, semoga dapat juara,” harap anak pertama dari tiga bersaudara ini.Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin Bidol mengatakan ada 39 orang peserta yang mewakili Kabupaten Gowa pada MTQ tingkat Provinsi Sulsel. Mereka ini kata Syamsuddin merupakan hasil seleksi MTQ Tingkat Kabupaten Gowa beberapa waktu lalu.“Inilah peserta yang terus kita lakukan pembinaan untuk mengikuti cabang lomba yang akan diikuti dalam MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini,” ujarnya.Ia berharap kepada para peserta untuk tampil yang terbaik. Sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik pada MTQ tingkat Provinsi Sulsel sehingga bisa mewakili Sulsel di MTQ Tingkat Nasional.“Saya berpesan kepada peserta ikuti dengan niat yang ikhlas dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT bahwa kita ikut lomba itu karena lillahi ta’ala dan jangan menyalahkan siapapun dengan hasil yang ada,” harapnya.Reporter by, : Budibenuanews
Gowa (Benuanews.com), Bhabinkamtibmas Kel. katangka Bripka Muh. Arafah bersama tiga pilar melaksanakan rapat koordinasi dan membahas beberapa hal penting yang menyangkut masalah
tatanan hidup warga kel. Katangka.
Jumat (28/08/20) pkl 19.30 wita.Hadir dalam rapat tersebut adalah Lurah katangka Hikmatullah. S.STP., M.M, Babinsa Katangka SERTU Ahmad, dan beberapa tamu undangan termasuk para ketu Rt, Rw dan Kepala Lingkungan setempat.Adapun dalam rapat koordinasi tersebut membahas beberapa hal penting diantaranya mengenai Penerapan Perda Wajib Masker dan Protokol Kesehatan, kamtibmas, kebersihan lingkungan, pesta demokrasi pilkada Pilkada Serentak tahun 2020 dan tentang netralitas Pemerintah dan TNI-POLRI.Selain itu juga membahas masalah kondisi pandemi covid-19 di kab. Gowa yang masih mewabah serta menyampaikan tentang pendisiplinan protokol kesehatan dengan materi wajib menggunakan masker sesuai dengan Perda Wajib Masker yang baru saja Undangkan beberapa hari lalu, tetap menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.Rapat koordinasi ini berjalan cukup alot dan diakhir rapat di buka sesi tanya jawab serta mengajak warga yang hadir untuk memberikan saran dan masukan“Kapolsek Somba Opu KOMPOL Jamaluddin berharap kepada seluruh anggotanya agar tetap melekat dengan tiga pilar sehingga setiap masalah dapat dikoordinasikan secara berjenjang.” terangnya.“Ditempat terpisah Kapolres Gowa Akbp Boy FS. Samola Sik., M.H, sangat megapresisasi personilnya yang rutin berkolaborasi dengan pemerintah setempat sehingga setiap masalah dapat di komunikasikan dengan baik apalagi menjelang pilkada.” ucap Boy Samola.Reporter by. : Budibenuanews
Gowa (Benuanews.com), Sinergitas Tripika kecamatan Somba Opu yang terus dibangun menjadi suatu kesatuan yang kokoh kuat dan utuh merupakan kerjasama dalam suatu organisasi.Inilah yang menjadi pegangan Tripika Somba Opu yg selalu kompak dalam segala hal termasuk aktif menghadiri undangan warganya kapan dan dimanapun.
Jumat (28/08/20) malam.Seperti kegiatan kali ini yakni menghadiri undangan silaturahmi dirumah ketua RT 3 yang notabenenya juga beliau seorang purnawirawan polri.Dalam giat silaturahmi tersebut, camat Agus Salim S.Sos, Msi bersama Danramil 01 Kapten Inf Saiful serta Kapolsek somba opu Kompol Jamaluddin lakukan komunikasi dengan purn. Samsuddin dg. Sila yang juga selaku tokoh masyarakat dikampung itu guna tetap menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan dan mendukung jalannya pilkada 2020 mendatang.Ditempat terpisah, Kapolres gowa Akbp Boy FS. Samola Sik., M.H, salut terhadap Personilnya karena tetap menjaga sinergitas bersama tripika sehingga menjadi barometer dalam pelaksanaan tugas.Reporter by. : Budibenuanews