- Home
- Full Post Style

BANGKINANG (benuanews riau) – Pengurus Forum Alumni Mahasiswa Kabupaten Kampar-Riau (FAMKR) laksanakan bersilahturahmi dengan Ketua DPRD Kabupaten Kampar M. Faisal, ST, di ruang kerja Ketua DPRD setempat, Senin (7/9).Ketua FAMKR Muhammad Riza, menyampaikan bahwa maksud kehadiran mereka selain silahturahmi, juga untuk meminta kesediaan Ketua DPRD Kabupaten Kampar M.Faisal sebagai salah satu Dewan Pembina FAMKR.Riza juga memaparkan apa yang melatar belakangi terbentuknya FAMKR serta apa maksud dan tujuan dibentuknya FAMKR. Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatnya ekonomi dan kesejahteraan anggota FAMKR.Riza menambahkan masih banyak anggota FAMKR (Alumni Mahasiswa Kampar Riau) yang secara ekonomi kurang beruntung dan memprihatinkan jauh dari harapan, untuk itu FAMKR mencoa bagaimana perekonomian kesejahteraan anggota meningkat melalui berbagai usaha dan kerjasama dibangun FAMKR melalui mitra kerja.Ketua DPRD Kabupaten Kampar M. Faisal menyambut baik maksud dari FAMKR serta menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada FAMKR atas kepercayaan menempatkan dirinya sebagai salah satu Dewan Pembina.“Mudah- mudahan dengan kehadiran kami disana bisa menunjang kinerja FAMKR dan kita saling bersinergi untuk membangun daerah ini,” ujarnya.Ketua menyarankan kepada pengurus FAMKR, nantinya program kegiatan FAMKR tidak hanya terbatas untuk peningkatan kesejahteraan anggota, tapi juga masyarakat Kampar secara keseluruhan.“Banyak potensi yang bisa kita kembangkan. Harapan FAMKR sebagai jembatan dan bersinergi dengan pemerintah, karena bagaimanapun membangun ini tidak bisa sendiri tapi perlu bersama-sama,” ujar Faisal.Kemudian Faisal juga berpesan agar dalam perjalan, FAMKR tidak terlibat politik praktis, sebaiknya netral, karena kalau masuk keranah politik maka organisasi cenderung ditumpangi oleh kepentingan kelompok tertentu dan kalau ini terjadi sulit bagi organisasi untuk bertahan lama. Jaga netralitas.Pengurus FAMKR yang hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya, Ketua FAMKR Muhammad Riza, SE, Wakil Ketua Putra Budiman, SE serta Koordinator-Koordinator Bidang, DR. Budi Azwar, Sulaiman, S.Sos, Dahnil, S.Kom, Herman Jhoni, S.Sos M.Si, dan Damsir, SE.(df)

KUOK (benuanews riau) – Dalam rangka program jaga Kampung mendukung peningkatan ketahanan pangan di Bangkinang Barat, Kapolsek daerah setempat Ipda Yulanda Alvaleri S.Tr.K melakukan Panen Perdana Tanaman Jagung.Senin (7/9).Lokasi tanaman jagung Program Jaga Kampung yang dipanen, berada di belakang Kantor Camat Kuok Desa Kuok yang dikelola sdri. Yanti selaku Petani Binaan Polsek Bangkinang Barat Polres Kampar.Selain dihadiri Kapolsek Bangkinang Barat beserta sejumlah anggota Polsek, juga hadir Camat Kuok Darusmar Msi bersama Sekcam dan beberapa Staf Kecamatan Kuok dengan menerapkan Protokol Kesehatan.Acara diawali Panen Perdana Tanaman Jagung oleh Kapolsek Bangkinang Barat Ipda Yulanda Alvaleri S.Tr.K, dilanjutkan oleh Camat Kuok Darusmar Msi dan seluruh Personil Polsek Bangkinang Barat dan Staf Kecamatan Kuok.Kemudian penyerahan secara simbolis hasil Panen Jagung kepada Warga Masyarakat di Lingkungan Kantor Camat Kuok, antara lain Ibuk Yatmi dan Keluarga Bapak Margono.Selesai pelaksanaan Panen Jagung, sebagian jagung yang baru dipanen langsung direbus untuk dinikmati oleh Staf Kecamatan Kuok dan Personil Polsek Bangkinang Barat, kegiatan berakhir pada pukul 11.00 Wib dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar.(df)

Sidrap (Benuanews sulsel) – Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Hasil Musyawarah Tudang Sipulung 2020 musim tanam April-September 2020, Senin (7/9/2020).Kegiatan berlangsung di Rapat Pimpinan Kantor Bupati Sidrap, dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sidrap, Andi Faisal Ranggong.Hadir dalam rapat, Kepala IP3 OPP Wilayah Tiroang Pinrang, Abd Rahman Runa, Sekertaris Dinas Pertanian, Ibrahim, Kabag Ekonomi, Sudarmi, dan Kabid Operasi Dan Pemeliharaan Sumber Daya Air PSDA, M Yusuf.Turut hadir dalam rapat, para camat, pengurus KTNA serta undangan lainnya.Andi Faisal Ranggong dalam sambutannya mengatakan, rapat itu pada dasarnya adalah merupakan wadah silaturahmi dan konsultasi di antara pemerintah dengan stakeholder terkait demi peningkatan produksi hasil pertanian.“Tujuan rapat evaluasi ini untuk memahami keadaan dan masalah yang dihadapi dalam musim tanam April-September, serta penyusunan rencana kegiatan menghadapi musim tanam selanjutnya Oktober-Maret,” kata Andi Faisal.Dia menambabkan, melalui rapat evaluasi itu pula, bisa menyatukan persepsi jadwal dan pola tanam serta mencari solusi dari berbagai kendala yang timbul. Di antaranya permasalahan hama serta penggunaan jenis varietas yang cocok dengan kondisi pertanian di Sidrap.“Semoga bisa memberikan manfaat yang besar kepada kita semua khususnya para petani untuk mendapatkan produksi tani yang lebih baik dimasa yang akan datang,” harapnya.Reporter by. : Sumibenuanews

Gowa (Benuanews.com), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Gowa per September 2020 terjadi penambahan yakni dari sekitar 33 ribu KPM (Keluarga Penerima Manfaat) kini menjadi 54 ribu KPM.Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial, Syamsuddin Bidol disela-sela coffee morning yang rutin dilakukan Pemkab Gowa, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (7/9).“Penerima BPNT Gowa bertambah dari 33 ribu menjadi 54 ribu KPM dengan besaran bantuan Rp 200 ribu setiap bulan yang ditukar dengan sembako seperti beras, telur, protein nabati, protein hewani, mineral/vitamin pada agen yang telah disediakan,” ungkapnya.Selain itu, untuk (BST) Bantuan Sosial Tunai dari pusat melalui Kemensos RI yang diberikan kepada Kabupaten Gowa selama pandemi Covid-19 akan dilanjutkan hingga Desember mendatang namun kini dengan besaran Rp 300 ribu/bulan.“BST selama Covid-19 diperpanjang sampai Desember tetapi nilainya dikurangi menjadi Rp 300 ribu. Sebelumnya yaitu April – Juni sebesar Rp 600 ribu sedangkan Juli – Desember Rp 300 ribu,” bebernya.Tak hanya itu, terkait bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) juga mengalami perubahan. Dimana sejak pandemi pencairan dilakukan setiap bulan, namun untuk Oktober – Desember pencairan dilakukan sekaligus di bulan Oktober.“Jadi PKH memang normalnya sebelum pandemi pencairan dilakukan 4 tahap, tetapi selama Covid April – September diterima perbulan. Sedangkan Untuk Oktober – Desember akan kembali seperti semula akan diterima pada di bulan Oktober atau tahap terakhir,” tambah Syamsuddin.Dikatakan Kadis Sosial, bagi penerima PKH juga akan mendapatkan bantuan beras 15 Kg/KPM untuk di bulan Agustus dan September sehingga total 30 Kg/KPM. Dimana bantuan tersebut akan dilakukan secara simbolis bersama bulog.“Bantuan beras sementara khusus Agustus – September dulu, kelanjutannya tunggu informasi kemensos. Untuk tanda mulai disalurkannya akan dilakukan dalam minggu ini,” jelasnya.Menanggapi hal itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku menyambut baik penambahan masyarakat yang mendapatkan BPNT. Menurutnya di masa adaptasi baru ini perekonomian masyarakat belum pulih sehingga meminta Kadis Sosial untuk lakukan penyesuai data sebaik-baiknya.Sementara terkait penyaluran beras 15 kg itu, pihaknya akan menyerahkan langsung kepada penerima PKH sebagai tanda atau launching dimulainya penyaluran.“Penyerahan akan diIntegrasikan dengan kunker nanti secara simbolis kepada beberapa warga penerima,” katanya.Ia berharap melalui bantuan dari Kemensos ini masyarakat bisa terbantu. Apalagi selama masa Covid-19 perekonomian masayrakat belum bisa kembali seperti sedia kala.Reporter by. : Budibenuanews