LABUHANBATU | Benuanews.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu kembali menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Melalui operasi gabungan yang digelar bersama Dit Narkoba Polda Sumut, korps bayangkara ini berhasil mengobrak-abrik sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi sarang peredaran sabu dan perjudian di Kecamatan Bilah Barat.
Operasi yang berlangsung pada Jumat malam (24/4/2026) di Dusun Padang Laut, Desa Tanjung Medan ini, dipimpin langsung oleh Kasubdit II Dit Narkoba Polda Sumut, AKBP Hendro, bersama Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto, S.H., M.H.
Hanya butuh waktu singkat bagi 16 personel gabungan untuk mengepung lokasi. Target utama, seorang pria berinisial SR alias Ketek (50), dibuat tak berkutik saat petugas menemukan paket sabu seberat 3,89 gram bruto yang sengaja dibuang di lantai tepat di belakang posisinya berdiri.
“Kami tidak memberikan ruang sejengkal pun bagi mereka yang mencoba merusak masyarakat dengan barang haram ini,” tegas Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si, melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H.
Bukan hanya menyita sabu, tim Sat Narkoba Polres Labuhanbatu juga mengamankan tujuh pria lainnya yang berada di lokasi. Ketegasan petugas terbukti saat hasil tes urine menunjukkan hasil yang seragam: kedelapan orang tersebut—termasuk Ketek—dinyatakan positif Metamfetamina.
Ketujuh orang yang ikut terseret berinisial DHH, AMH, SR, SYR, PAR, ASH, dan RN. Mereka berasal dari berbagai latar belakang daerah, bahkan salah satu di antaranya diketahui berdomisili di Depok, Jawa Barat.
Selain “kristal putih”, petugas juga menemukan indikasi kuat adanya aktivitas perjudian di lokasi penggerebekan. Satu set kartu joker dan uang tunai senilai Rp 1.220.000,- yang diduga sebagai uang taruhan turut diamankan. Di sudut lain, petugas juga menyita 17 buah kaca pirex, timbangan elektrik, dan alat isap sabu (bong).
“Ini adalah operasi pembersihan total. Selain narkoba, kami juga mengamankan barang bukti yang mengarah pada tindak pidana perjudian. Semua akan kami proses secara tuntas,” tambah AKP Hardiyanto.
Kini, para pelaku beserta tumpukan barang bukti telah diboyong ke Mapolres Labuhanbatu untuk menjalani pemeriksaan intensif. Langkah berani Sat Narkoba Polres Labuhanbatu ini menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada tempat yang aman bagi para pelaku kejahatan narkotika di bumi Labuhanbatu. (*)