Osis SMK Negeri Blambangan Umpu Mensosialisasikan Jaga Jarak.

IMG-20210122-WA0033.jpg
WAY KANAN (benunews.com) – Sosialisasi melalui media sosial dengan cara membuat benner yang dilakukan oleh siswa – siswi yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Jum’at (22/01/2020).Menurut Ayu Oktavia ketua osis SMK Negeri Blambangan Umpu kegiatan ini dilakukan untuk mensosialisasikan kepada teman teman yang ada di SMK serta kepada teman teman diluar SMK, agar saat bertemu tidak melakukan bersentuhan, dengan cara mengadu lengan dengan lengan maupun mengadu gempalan tangan.Masih lanjut ayu, mari kita bantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid 19 khususnya Way Kanan agar terbebas dari pademi covid 19, saat kita bertemu dengan rekan, sahabat atau orang lain cukup kita saling sapa agar tetap menjaga jarak satu sama lain, kita harus menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah dengan Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak. ujarnya.Kepala SMK Negeri Blambangan Umpu Hidayat. S.Pd,. M.M mengatakan, sangat mendukung kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh OSIS SMKN Blambangan Umpu, dikarnakan tugas mensosialisasikan untuk memutus mata Rantai Covid 19, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tapi menjadi tanggungjawab kita bersama baik guru, siswa, maupun masyarakat semoga dengan adanya sosialisasi ini kita sama – sama bisa menjaga dan terhidar dari covid 19. Ungkap kepala sekolahDitambah Sulisna, S.Pd,. M.M Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Saat di konfirmasi melalui Watshapp mengatakan sangat mendukung kegiatan positif anak – anak Osis membatu pemerintah mensosialisasikan pencegahan penularan Covid 19. ungkapnya. (Sanurbi)

Namanya Diseret dalam Kasus Bansos Covid, Sekprov Sulsel: Itu Fitnah Kejam

IMG_20210122_201602.jpg
MAKASSAR—(benuanews.com)- Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani angkat bicara terkait adanya pihak yang mencoba merusak nama baiknya dengan menyebut dirinya terlibat dalam kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Covid-19.Kata Abdul Hayat Gani, apa yang disampaikan mantan Pejabat Dinas Sosial, Kasmin disidang Majelis Tuntutan Ganti Rugi (MTGR) tak benar. Menurutnya, saat ini Kasmin sudah diambil keterangannya. Bahkan sudah ada berita acara pemeriksaan atau BAP oleh inspektorat. Seharusnya, jika ingin memberikan Kasmin bicara disana, bukan di media.“Apa yang disampaikan pak Kasmin itu tidak benar. Itu fitnah yang sangat kejam,” ujarnya, Kamis (21/1/2020) Abdul Hayat mengaku, saat ini berita soal kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Covid-19 yang melibatkan dirinya sudah viral di media sosial.Sehingga, Kata Abdul Hayat, dirinya akan melakukan langkah hukum. “Ini pencemaran nama baik. Hal ini merusak nama baik saya dan pemerintah Provinsi Sulsel. Tak bisa dibiarkan,” ujarnya.“Untuk itu, saya akan melakukan langkah hukum mengenai masalah ini,” tambahnya. red

Miris, Sudah 14 Hari Jalan Ambruk di Purwakarta Belum Diperbaiki

WhatsApp-Image-2021-01-22-at-7.41.04-PM.jpeg
PURWAKARTA (benuanews.com) – Salah satu akses jalan di Kampung Cikajar, Desa Pondokbungur, Kecamatan Pondok Salam mengalami tanah longsor pada tanggal 7 Januari 2021 yang berakibatkan bocornya pipa air PDAM. Sampai saat ini belum ada perbaikan dan solusi nyata dari Pemerintah Daerah mengenai permasalahan ini.Mengenai tanah longsor ini terjadi karena tanah terus mengalami pergerakan yang memang cuaca saat ini tidak stabil. Tanah longsor ini yang merusak jalan mengakibatkan transportasi yang terganggu bahkan saat ini hanya dapat dilewati kendaraan motor saja.Para warga setempat merasa kecewa atas lambatnya respon pemerintah terhadap permasalahan ini, meskipun pipa yang bocor telah diperbaiki pada tanggal 8 Januari oleh pihak PDAM Purwakarta.Namun, perbaikan pipa ini tidak dibarengi dengan perbaikan jalan tersebut, hanya ditanamkan bambu saja yang menghambat proses kehidupan warga tersebut. Apalagi warga setempat khawatir bila ada salah satu warganya yang mendesak untuk pemenuhan kesehatan yang harus dibawa oleh kendaraan roda 4 yang tidak bisa diakses oleh jalan rusak tersebut.Salah satu warga berinisial AR, menyampaikan kritik dan memohon bantuannya agar seluruh instansi terkait hingga Bupati Purwakarta dapat dengan sigap menyelesaikan permasalahan ini.“Kami merasa terabaikan dengan kondisi seperti ini yang lamban, seharusnya ada responstif yang cepat dalam melayani masyarakat. Namun, hingga saat ini kami terus saja harus menunggu” Jelasnya.Dalam akun resmi instagram milik PDAM Purwakarta, adanya penjelasan mengenai hal ini bahwa jalan tersebut memang terus mengalami kebocoran pipa air PDAM karena tanah mengalami gerakan yang begitu cepat. Menurut akun resmi PDAM tersebut pihak terkait pun sedang proses penanganan pula mengenai masalah jalan rusak di Kampung Cikajar. Bahkan sudah ada rapat kordinasi pihak desa dengan Pemerintah Daerah bersama Cipta Karya yang sekaligus melalukan survey lokasi jalan rusak tersebut.Permasalahan ini tentu menjadi suatu kemunduran bila para birokrat yang seharusnya melayani masyarakat dengan cepat dan sigap, namun berujung terhadap kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan yang hadir saat ini di Purwakarta. Wartawan Benua News pun saat ini akan terus mengawal dan menindak lanjuti kepada pihak Pemerintah Daerah. (Ridhwan)

Danramil Jatipurno Bersama Babinsa Desa Kembang Hadiri Musrenbangdes 2021

IMG-20210122-WA0134.jpg

WONOGIRI (benuanews.com) — Bertempat di Balai Desa Kembang Kecamatan Jatipurno telah dilaksanakan Musrenbangdes 2021 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022. Jumat (22/1).

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim monitoring Kec. Jatipurno, Anggota DPRD Kab. Wonogiri Suprapto, Camat Jatipurno Bahari M.Si, Danramil 15/Jatipurno Kapten Inf Jiman, Kapolsek Jatipurno AKP Edi Hanranta S. IP, Kepala Desa Kembang Suwarno S.Sos. Babinsa Kembang Serma Widhi Anugrah, Polmas Kembang Bripka Susilo, Pendamping Desa Tomi, Perangkat Desa, Bidan Desa, BPD, Ketua RT/RW, PKK dan Karang Taruna Desa Kembang.

Sambutan Anggota DPRD Suprapto, Semoga Musrenbangdes 2021 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 ini dapat berjalan lancer. Diharapkan warga Desa Kembang agar selalu tetap waspada Covid 19, dikarenakan semakin meningkatnya pasien Covid 19 di Kab. Wonogiri.

Inti sambutan Camat Jatipurno Bahari M.Si, Bantuan sosial non tunai tingkat provinsi sudah tidak ada di tahun 2021. Bantuan sosial tunai dari Kemensos dan BLT DD masih tetap berjalan tetapi jumlah KPM berkurang.

Danramil 15/Jatiroto Kpt Inf Jiman menyampaikan, bahwa pandemic Covid 19 sampai saat ini belum berakhir, di himbau kepada seluruh warga agar selalu mematuhi standar Protkes yang telah di terapkan oleh pemerintah guna mencegah penularan Covid 19. (Arda 72).

scroll to top