Bawa Bantuan Banjir, Sekjen Gerindra Sampaikan Pesan Prabowo

Banjarmasin, – (Benuanews.com)Sekjen Parta Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani datang langsung ke korban bencana alam banjir di Kalimantan Selatan dengan membawa beragam bantuan yang diperlukan warga masyarakat.Bantuan ribuan paket berupa air mineral, sembako, obat obatan, susu bayi, biskuit hingga perlengkapan ibadah di serahkan secara simbolis kepada ketua DPD Gerindra Kalimantan Selatan Abidin yang di dampingi ketua DPD Gerindra Kalimantan Tengah H Iwan Kurniawan bersama sejumlah Anggota dewan dari dua provinsi tersebut.“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Gerindra terhadap korban bencana banjir di Kalimantan selatan hasil sumbangan dari kader, pengurus dan anggota legislatif Gerindra di segala tingkatan dan akan berkesinambungan,” kata Ahmad Muzani, Rabu (27/1/2021).Dikesempatan itu, Wakil ketua MPR RI ini yang datang bersama Ketua OKK Prasetyo Hadi serta pengurus DPP Gerindra Danang Wicaksana juga menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum H. Prabowo Subianto agar seluruh kader Gerindra dimana pun berada untuk bahu membahu membantu masyarakat yang mengalami bencana.Meskipun pilkada sudah selesai, pemilu masih jauh, namun kepedulian terhadap masyarakat terus berjalan. “Untuk segenap kader gerindra dimanapun, ada salam dan pesan dari bapak Prabowo agar terus menerus membantu masyarakat yang kesusahan akibat bencana dan bersama mendoakan agar bencana cepat berakhir. Untuk masyarakat Kalimantan Selatan agar sabar dan tabah menghadapi cobaan ini,” ungkap Muzani.Sementara itu ketua DPD Gerindra Kalimantan Tengah H iwan Kurniawan bersama rombongan yang sudah empat hari bertahan di lokasi banjir mengatakan, selain menyalurkan bantuan dirinya sebagai anggota komisi VIII DPR RI yang bersinggungan dengan sosial dan kebencanaan Nasional punya peran untuk memantau penanganan bencana tersebut.Bantuan yang datang dari Gerindra tersebut akan disalurkan ke 4 daerah terparah yaitu Kabupaten HST, Kabupaten Batola, Kabupaten Banjar, serta Kabupaten Tala. (fenkps).Repoter Kapuas : Fendy

Partisipasi Apkowil Dalam Kegiatan Donor Darah

IMG-20210128-WA0024.jpg

BOYOLALI (benuanews.com) – Sebagai Wujud simpati di tengah mewabahnya Covid-19 dan guna mendukung stok darah PMI Kabupaten Boyolali Anggota Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Koptu Supriyadi bersama warga Dukuh Mencil, Desa Glonggong Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali melaksanakan Donor darah. Kegiatan Bakti Sosial ini dilakukan di Aula Desa dan diprakasai oleh Karang Taruna Pemuda Setempat. Kamis (29/01).

Perhatian serius dilakukan Babinsa sebagai aparat komando kewilayahan tak lepas dari hal-hal yang berkenaan dengan bidang sosial kesehatan. Terutama untuk memenuhi stok darah yang ada di PMI, Babinsa langsung turun ke desa untuk menghimbau agar warga mau menyumbangkan darahnya ke PMI.

Koptu Supriyadi sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para pemuda Karang Taruna Desa setempat, karena kegiatan ini sangat positf ditengah pandemi seperti sekarang ini.
Kegiatan ini merupakan wujud partisipasi TNI sekaligus menjadi sarana untuk lebih meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Untuk diketahui stok darah di PMI memang masih aman namun kami hanya mengantisipasi jika kekurangan stok.

“Sesuai dengan Thema Kubawakan Matahari Dan Tak Kau Hilangkan Pagi, Ku Berikan Darah Ini Sehingga Terlihat Senyummu Setiap Pagi. Semoga tiap darah yang kita sumbangkan ini bermanfaat bagi yang memerlukannya. Ungkap Koptu Supriyadi.

Dalam kegiatan tersebut Koptu Supriyadi juga menghimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 3M dengan disiplin sesuai anjuran pemerintah. (Agus Kemplu)

Proyek Pamsimas Senilai 384 Juta Desa Morang Mangkrak Belum Dimamfaatkan

IMG-20210128-WA0022.jpg

MADIUN (benuanews.com) — Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Dinas PU Perkim Pemkab Madiun di Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun belum bisa dinikmati warga masyarakat calon pelanggan.

Samso, Selaku PLT Seketaris Desa Morang memberikan keterangan tentang perencanaan awal program, ” Proyek tersebut (pamsimas) perencanaannya pada tahun 2018 dan di anggarkan serta di laksanakan pada tahun2019, Dengan anggaran senilai Rp 384.000.000, adapun sumber anggaran dari pemerintah dalam hal ini PU (Pekerjaan Umum) Kab Madiun sebesar Rp 300.000.000 dan ditambah dari APBDes Rp 42.000.000 serta ditambah dana Inchas Rp15.000.000 dan tenaga kerja warga masyarakat calon pelanggan yg diuangkan, Jadi semuanya anggaran untuk Pamsimas sebesar Rp 384.000.000,”Menurut Samso.

Ditempat terpisah, Anang Sutaryono, Pj Kepala Desa Morang membenarkan hal tersebut,ia menambahkan bahwa proyek sudah seleasi pengerjaannya,”Sebetulnya itu proyek sudah tidak ada masalah dari pihak PAMSIMAS karena air juga sudah nyala dan laporan sudah selesai dan sudah peresmian,” Ungkapnya.

“Mengenai belum bisa mengalir ke warga calon pelanggan, karena belum ada kesepakatan antara pihak PAMSIMAS dengan warga calon pelanggan, mengenai biaya untuk pembelian dan pemasangan meteran kubikasi air, Dari pihak pengelola pamsimas di tawarkan Rp 600.000 dan 2000/m3 serta iuran untuk menutup dana inchas Rp15.000.000 yang dibebankan ke calon pelanggan, Serta ditambah lagi biaya listrik perbulan kurang lebih di anggarkan Rp 1.000.000 dan honor pengelola dalam satu bulan Rp 1.000.000 untuk 10 orang,” Sambung Pj Kades.

“Sebetulnya kemarin sudah ada kesepakatan dan biaya sementara di tanggung BUMDES, tetapi ada beberapa pihak yg tidak setuju karena katanya terlalu mahal, pada akhirnya sampai sekarang belum ada titik temu kesepakatan, Padahal sudah di adakan 3 kali pertemuan untuk musyawarah,” Tegasnya.

Sementara itu Sigit, salah satu anggota TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Desa Morang, Saat kami temui mengungkapkan, “Jumlah warga calon pelanggan yg akan menyalur air dari PAMSIMAS kurang lebih ada 80 warga, Pda awalnya mereka sudah setuju, Tetapi akirnya batal karena ada yang tidak setuju karena biayanya dirasa terlalu mahal,”Ungkap Sigit.

“Kami memang keberatan untuk membayar biaya pengadaan dan pemasangan meteran kubikasi air yang senilai Rp, 600.000 dan di tambah biaya- biaya yang lain, seperti iuran biaya inchas yang berjumlahRp 15.000.000 yang bagi kami sangat memberatkan padahal kami juga ikut mengerjakan proyek tersebut, Seperti pemasangan pipa yang tenaga kami di uangkan dan jumlahnyapun kami tidak tahu perharinya berapa,” Ungkap Warsono dan Yadi warga calon pelanggan.( Pri )

ETLE: Penegakkan Hukum Berbasis Elektronik Tegas dan Humanis

IMG-20210128-WA0002.jpg
Jakarta.Benuanews.com,-Brigjen Pol Prof Chrsyhnanda Dwilaksana,Dirkamsel Korlantas Polri menjelaskan terhadap Penindakkan terhadap pelanggaran lalu lintas dilakukan melalui sistem tilang (bukti pelanggaran)  secara manual, semi elektronik maupun secara elektronik (electronic traffic law enforcement/ etle)Jakarta,Kamis 28/01/21Brigjen Pol Prof Chrsyhnanda Dwilaksana menyampaikan hal ini dilakukan untuk :1. Mencegah agar tidak terjadi kemacetan/kecelakaan lalu lintas maupun masalah-masalah lalu lintas lainya.2. Memberikan perlindungan/pengayoman kepada pengguna jalan lainya.3. Membangun budaya tertib berlalu lintas.4.  Edukasi5.  Kepastian hukum. Tilang secara manual yang sudah dilakukan banyak kendala di lapangan dari kecepatan, komplain-komplain sampai dengan potensi/ penyalahgunaan kewenangan. Tilang secara ekektronik dilakukan sebagai upaya pelayan keamanan dan keselamatan maupun hukum dengan mempersingkat cara menindak/ melakukan penindakkan oleh para petugas di lapangan dengan menggunakan alat baca barcode/ kode-kode pengaman pada SIM/ STNKmaupun kendaraan yang sedang melintas tidak dengan blangko dengan kamera cc tv maupun dengan gate secara online yang terhubung dengan back office untuk merecognize wajah maupun kendaraan yg datanya akan diolah menjadi catatan perilaku berlalu lintas ( Traffic attitude record : TAR ) yang akan dikaitkan dengan sistem peepanjangan SIM pada program de merit pointbsystem. Data perilaku berlalu lintas tersebut akan dianalisa berbasis pd AI yang apa bila ada konfirmasi maka pemilik kendaraan atau pelanggar wajib membayar deda tilang di bank. Dukungan kejaksaan dan pengadilan serta bank menjadi landasan atau acuan dasar sukses atau keberhasilan implementasi ETLE. Keuntungan penggunaan ETLE antara :1. Tidak perlu menulis secara manual, lebih cepat waktu penindakanya.2.  Tidak memerlukan blanko tilang.3. Data tilang langsung bisa terkoneksi dengan back office sehingga diperoleh data akurat sebagai sistem filling dan recording dapat dikaitkan dg TAR dan de merit system.4. Terkoneksi dg dengan bank untuk pembayaran denda.5. Terkoneksi dengan pengadilan untuk menyidangkan/ menjatuhkan putusan denda.6. Petugas dapat melampirkan bukti-bukti pelanggaran berupa foto/ film/rekaman sebagai lampiran sidang.7. Para pelanggar dapat dikenakan demeryt point system pada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan.8. Sebagai landasan pada sistem pengujian SIM, edukasi dan program-program polantas lainya.9. Dapat memberikan info aktual sebagai potret bahkan indeks budaya tertib berlalu lintas.10. Menghindarkan praktek pungli oknum2 petugas di lapangan Langkah-langkah membangun tilang on line:1. Political will/ kebijakan yg kuat dari para pimpinan stake holder yg berkaitan2. Rasionalisasi implementasi shg jelas dan mudah dipahami sbg model implementasinya di lapangan. Rasionalisasi sbg konsep pelaksanaan dijabarkanbpd SOP dan panduan2 nya.3. Membangun sistem-sistem infrastruktur (back office, aplikasi dan networknya), yg berbasis pd AI (artificial intellegence ) dan iot ( internet of things) yg didukung dengan eri (electronic registration and identification) produk-produk SIM dan STNK maupun TNKB yg menjadi ANPR ( automatic number plates recognation) yang ada barcodenya/ sistem-sistem kode yang bisa dibaca dengan kamera maupun pd gate penindakkan4.  Menyiapkan tim transformasi sebagai tim pendukung/ tim kendali mutu.5. Melakukan MoU dengan para stakeholder.6. Menyiapkan master dan trainer dan melakukan training.7. Menyiapkan SDM untuk petugas administrasi  tilang pada back office.8.  Melakukan training kepada para petugas penindak.9.  Melakukan pilot project dan sosialisasi.10.Melakukan monitoring dan evaluasi.11.Melakukan pengembangan ETLETransfer knowledge dalam dunia praktik yang merubah mind set. Apa yang dilakukan untuk tilang online atau ETLE (sebenarnya cara menilang saja yang dengan alat electronik) shg dapt tegas dan humanis untuk mewujudkan1. Lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar2. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan3. Membangun budaya tertib berlalu lintas4. Memberikan pelayanan prima kpd masyarakat di bidang lalu lintas dan angkutan jalan(A/Eko)
scroll to top