Bupati Labuhanbatu Selatan Lantik 43 Pejabat, Tekankan Jabatan Adalah Amanah, Bukan Zona Nyaman

FB_IMG_1782463079114.jpg

LABUHANBATU SELATAN – Benuanews.com
Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, melantik dan mengambil sumpah jabatan 43 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (26/6/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati itu mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan memperkuat birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta hasil evaluasi terhadap kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro, Ketua DPRD Ari Winata, Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan Alexander Zaldi, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, Wakapolres Kompol Moch Guntur Pryantoko, serta Danramil 11 Kotapinang Mayor Inf. Hendra Gunawan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, ditegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata, bukan sekadar simbol kedudukan.

“Pelantikan ini bukan seremoni ataupun penghargaan, melainkan bagian dari strategi untuk mempercepat reformasi birokrasi dan pembangunan daerah," kata Syahdian.

Ia menegaskan, mutasi, rotasi, dan promosi merupakan hal yang lumrah dalam organisasi pemerintahan. Menurutnya, setiap aparatur dituntut mampu beradaptasi, bekerja secara profesional, dan menghadirkan perubahan.

“Mutasi, rotasi, dan promosi adalah sesuatu yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Tidak ada ruang untuk merasa nyaman di satu posisi. Yang dibutuhkan hari ini adalah aparatur yang mampu bekerja, beradaptasi, dan menghasilkan perubahan," ujarnya.

Syahdian menjelaskan bahwa promosi jabatan diberikan melalui proses evaluasi yang mempertimbangkan kompetensi, integritas, loyalitas, dedikasi, dan rekam jejak kinerja.

Sementara itu, rotasi bukan dimaksudkan sebagai bentuk hukuman, melainkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di lingkungan kerja yang baru.

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, lanjutnya, membutuhkan pimpinan perangkat daerah yang responsif, inovatif, berani mengambil keputusan, dan mampu memberikan pelayanan publik yang cepat serta berkualitas.

Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai zona nyaman. Amanah yang diberikan harus diwujudkan melalui disiplin, integritas, loyalitas, dan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kepercayaan ini bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk dipertanggungjawabkan. Tunjukkan melalui kinerja, bukan sekadar kata-kata. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan, karena setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban, baik kepada negara maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa," tegasnya.

Selain itu, para pejabat diminta segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing tanpa menghambat pelayanan kepada masyarakat. Soliditas, kolaborasi, dan inovasi disebut harus menjadi budaya kerja di seluruh perangkat daerah.

Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah mengakhiri masa tugas pada jabatan sebelumnya. Pengalaman dan dedikasi mereka diharapkan tetap menjadi kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Adapun sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Sahrul Tanjung sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Fuadi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Sofyan Hasibuan sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ahmad Syukri Siregar sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ismail Sawito sebagai Asisten Administrasi Umum, Hasan Basri Harahap sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Arifin Murdhani Nasution sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Cintra Isabella Simbolon sebagai Kepala Dinas Sosial, Muhammad Fernando Manik sebagai Kepala Dinas Kesehatan, serta Ikhwan Sahbana Hasibuan sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada hasil. Setiap pejabat diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan akuntabel demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(K.Nasution)

LABUHANBATU SELATAN – Benuanews.com
Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, melantik dan mengambil sumpah jabatan 43 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (26/6/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati itu mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan memperkuat birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta hasil evaluasi terhadap kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro, Ketua DPRD Ari Winata, Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan Alexander Zaldi, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, Wakapolres Kompol Moch Guntur Pryantoko, serta Danramil 11 Kotapinang Mayor Inf. Hendra Gunawan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, ditegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata, bukan sekadar simbol kedudukan.

“Pelantikan ini bukan seremoni ataupun penghargaan, melainkan bagian dari strategi untuk mempercepat reformasi birokrasi dan pembangunan daerah," kata Syahdian.

Ia menegaskan, mutasi, rotasi, dan promosi merupakan hal yang lumrah dalam organisasi pemerintahan. Menurutnya, setiap aparatur dituntut mampu beradaptasi, bekerja secara profesional, dan menghadirkan perubahan.

“Mutasi, rotasi, dan promosi adalah sesuatu yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Tidak ada ruang untuk merasa nyaman di satu posisi. Yang dibutuhkan hari ini adalah aparatur yang mampu bekerja, beradaptasi, dan menghasilkan perubahan," ujarnya.

Syahdian menjelaskan bahwa promosi jabatan diberikan melalui proses evaluasi yang mempertimbangkan kompetensi, integritas, loyalitas, dedikasi, dan rekam jejak kinerja.

Sementara itu, rotasi bukan dimaksudkan sebagai bentuk hukuman, melainkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di lingkungan kerja yang baru.

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, lanjutnya, membutuhkan pimpinan perangkat daerah yang responsif, inovatif, berani mengambil keputusan, dan mampu memberikan pelayanan publik yang cepat serta berkualitas.

Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai zona nyaman. Amanah yang diberikan harus diwujudkan melalui disiplin, integritas, loyalitas, dan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kepercayaan ini bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk dipertanggungjawabkan. Tunjukkan melalui kinerja, bukan sekadar kata-kata. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan, karena setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban, baik kepada negara maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa," tegasnya.

Selain itu, para pejabat diminta segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing tanpa menghambat pelayanan kepada masyarakat. Soliditas, kolaborasi, dan inovasi disebut harus menjadi budaya kerja di seluruh perangkat daerah.

Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah mengakhiri masa tugas pada jabatan sebelumnya. Pengalaman dan dedikasi mereka diharapkan tetap menjadi kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Adapun sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Sahrul Tanjung sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Fuadi sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Sofyan Hasibuan sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ahmad Syukri Siregar sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ismail Sawito sebagai Asisten Administrasi Umum, Hasan Basri Harahap sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Arifin Murdhani Nasution sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Cintra Isabella Simbolon sebagai Kepala Dinas Sosial, Muhammad Fernando Manik sebagai Kepala Dinas Kesehatan, serta Ikhwan Sahbana Hasibuan sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada hasil. Setiap pejabat diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan akuntabel demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(K.Nasution)

scroll to top