LUWU UTARA-Benuanews.com-Ada pesan menarik, sekaligus penuh motivasi yang disampaikan Andi Abdullah Rahim, usai mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Luwu Utara Periode 2026–2031, Rabu (4/11/2026).
Di hadapan pengurus baru, Bupati Luwu Utara ini tegas meminta PPL untuk selalu “nongkrong” di tengah sawah, ladang, dan kebun petani. Menurutnya, PPL harus hadir secara langsung di akar rumput untuk mendengarkan dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani.
“Saya bangga dan ingin melihat PPL kita tidak hanya nongkrong di warkop saja, tetapi juga harus sering nongkrong di sawah bersama para petani, di bawah pohon sawit, pohon durian, sambil menikmati oksigen murni dari pohon-pohon yang kita tanam dan rimbun,” ujar Andi Rahim.
Bukan tanpa alasan Andi Rahim menekankan pentingnya kehadiran para penyuluh (PPL) di lahan pertanian. Bagi Luwu Utara yang memiliki potensi agraris yang luar biasa, sektor pertanian adalah nadi perekonomian masyarakat, sehingga butuh pendampingan luar biasa dari PPL.
Dengan duduk bersama petani di bawah rindangnya pohon, berdiskusi santai, hingga menghirup udara segar yang dihadirkan oleh alam perdesaan, maka solusi atas berbagai kendala pertanian yang acapkali melanda para petani Luwu Utara, diyakini akan lebih mudah ditemukan.
Berdiskusi langsung di lapangan, membuat PPL akan mudah mengetahui kendala riil, mulai dari hama, pupuk, hingga teknik pascapanen. Yang tidak kalah memberikan manfaat, akan terbangun kebersamaan di sawah dan memperkuat hubungan emosional antara PPL dan petani.
Bupati menegaskan bahwa masa depan pembangunan pertanian di Luwu Utara berada di tangan PPL yang berdedikasi. Melalui momentum pengukuhan ini, Bupati Luwu Utara berharap para PPL segera menindaklanjuti instruksi tersebut dengan aksi yang nyata di lapangan. (LHr#)