Jelang Pelantikan DPD Perhiptani, Alauddin Sukri Dorong Pengurus Lahirkan Aksi Nyata dan Bisnis Mandiri

IMG-20261103-WA0087.jpg

LUWU UTARA-Benuanews.com-Menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Luwu Utara periode 2026–2031, berbagai harapan dan gagasan strategis mulai disuarakan oleh para tokoh daerah setempat.

Salah satunya datang dari Ketua Badan Pekerja Persiapan Pendirian Perguruan Tinggi Teknologi Luwu Utara, Alauddin Sukri. Eks Kadis Ketahanan Pangan ini menekankan pentingnya pergeseran fokus organisasi dari seremonial menuju aksi yang berdampak di tengah masyarakat.

“Perhiptani ini sudah besar, tidak perlu dibesarkan lagi. Tinggal bagaimana kita mengembangkan organisasi ini melalui sebuah aksi nyata di masyarakat tani dan internal penyuluh pertanian,” tutur Alauddin Sukri, Selasa (3/11/2026), di Masamba, Luwu Utara.

Menurutnya, aksi nyata yang paling mendesak saat ini adalah bagaimana upaya bersama dalam meningkatkan produksi guna mendongkrak kesejahteraan petani. Hal itu, kata dia, dapat dicapai melalui peningkatan kapasitas, baik dari segi keterampilan maupun pengetahuan, yang dimiliki petani maupun penyuluh pertanian itu sendiri.

Lebih lanjut, mantan birokrat senior yang kini dipercaya Bupati memimpin persiapan pendirian Perguruan Tinggi Teknologi tersebut menegaskan bahwa kunci utama kesuksesan program ke depan adalah sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

Ia bahkan menyampaikan gagasan progresif agar kepengurusan DPD Perhiptani yang baru mampu melahirkan unit usaha atau korporasi mandiri yang dimotori oleh para penyuluh pertanian.

“Kepengurusan kali ini saya harapkan bisa menghasilkan korporasi atau usaha dari para penyuluh pertanian, seperti klinik pertanian dan/atau kios tani. Usaha ini nantinya dikelola secara mandiri dengan modal usaha dari penyuluh pertanian, serta dijalankan secara profesional,” jelasnya.

Kehadiran Perhiptani, lanjut dia, juga diharap terus konsisten untuk mengawal berbagai program pemerintah. Tujuannya ialah bagaimana mewujudkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan melalui peningkatan volume dan nilai tambah hasil pertanian di Bumi La Maranginang. (LHr#)

scroll to top