Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla, Dua Hektare Lahan Gambut Terbakar di Inhil

IMG-20261103-WA0033.jpg

INHIL || Personel TNI dari Koramil 09/Kemuning bersama aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, aparat desa, dan masyarakat bergerak melakukan pemadaman serta pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Raden Kepayang, Desa Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (3/11/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar dua hektare lahan gambut.

Upaya pemadaman dilakukan setelah terdeteksi titik api di wilayah tersebut. Sebanyak 20 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari enam personel TNI, delapan anggota Polri, dua unsur kecamatan, dua aparat desa, serta dua warga setempat.

Petugas menggunakan empat unit mesin pompa air (Robin) dan empat parang untuk mendukung proses pemadaman. Kondisi lahan gambut menjadi perhatian khusus karena karakteristiknya memungkinkan api merambat dan bertahan di bawah permukaan tanah sehingga membutuhkan penanganan dan pendinginan secara menyeluruh.

Meski demikian, upaya menuju lokasi kebakaran menghadapi kendala akses. Kondisi medan hanya memungkinkan kendaraan roda dua mencapai titik kebakaran, sementara lokasi berjarak sekitar 22 kilometer dari Koramil 09/Kemuning.

Hingga laporan diterima, penyebab kebakaran dan pihak pemilik lahan masih dalam proses penyelidikan. Personel gabungan terus melakukan penanganan guna memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali titik api.

Salah satu personel TNI yang terlibat dalam pemadaman menyampaikan bahwa seluruh unsur gabungan terus bekerja maksimal untuk mengendalikan kebakaran dan memastikan api tidak kembali menyala.

“Kami bersama unsur kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman serta pendinginan. Meskipun akses menuju lokasi cukup sulit dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, hal tersebut tidak menyurutkan semangat kami untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak meluas ke area lainnya,” ujarnya.

Penanganan ini menjadi bagian dari upaya Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui satuan kewilayahan dalam memperkuat respons cepat terhadap karhutla serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran.(A-R)

scroll to top