Kapolres Labusel Edukasi Siswa SMA Negeri 2 Kotapinang soal Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

IMG-20261102-WA0016.jpg

LABUHANBATU SELATAN –
Benuanews.com
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba, tawuran, perkelahian, dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres saat melaksanakan program Polisi Peduli Pendidikan di SMA Negeri 2 Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (2/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi KBO Sat Narkoba IPDA Imam Munandar, S.H., Paur Subbagwatpers Bag SDM IPDA Miko Siswoyo, S.H., Kanit Paminal IPDA Tampin Thomas Situmorang, S.H., serta sejumlah personel Polres Labuhanbatu Selatan.

Di hadapan para siswa dan siswi, Rosef menekankan bahwa masa remaja merupakan periode penting dalam menentukan arah kehidupan. Karena itu, para pelajar diminta lebih bijak dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.

Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, merusak masa depan, bahkan menjerumuskan seseorang ke dalam persoalan hukum.

“Jangan pernah mencoba narkoba dengan alasan ingin tahu atau sekadar mengikuti ajakan teman. Sekali terjerumus, dampaknya bisa merusak kesehatan, pendidikan, bahkan masa depan. Jadilah generasi muda yang berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan segala bentuk kenakalan remaja,” pesan Rosef.

Selain bahaya narkoba, Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi perkelahian, tawuran, serta tindakan lain yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Menurutnya, lingkungan pertemanan yang baik harus mampu memberikan pengaruh positif, saling mengingatkan dalam kebaikan, mendukung prestasi, dan mendorong tercapainya cita-cita.

Rosef juga mengajak para siswa untuk membangun karakter disiplin, bertanggung jawab, taat hukum, serta menghormati guru dan orang tua. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak.

“Gunakan masa muda untuk belajar, berkarya, dan meraih prestasi. Hormati guru dan orang tua, patuhi aturan sekolah, serta jangan mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres turut mengajak pihak sekolah dan para pelajar agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan sekitar.

Polres Labuhanbatu Selatan juga menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis untuk melaporkan kejadian darurat, tindak kriminalitas, gangguan Kamtibmas, maupun meminta bantuan kepolisian.

Rosef menegaskan, kehadiran Polri di tengah lingkungan pendidikan bukan semata-mata untuk melakukan penegakan hukum, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Labuhanbatu Selatan berkomitmen membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, berkarakter, taat hukum, dan berakhlak mulia.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Melalui edukasi tersebut, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif serta ikut berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas narkoba.(K.Nasution)

scroll to top