LUMAJANG, BenuaNews.com – Aksi blokade warga di kawasan PT Kali Jeruk Baru kembali memanas. Pada hari ini, Minggu (4/10/2026), masyarakat dari tiga desa kompak bersatu melakukan pemblokiran dengan memasang tong aspal.
Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, salah satu warga menyampaikan bahwa seluruh akses di Dusun Kalijeruk lumpuh total.
“Ini dan Dusun lokasi Kebun Toroyan dan Pematek’ennah Pan Leman Desa Kalipenggung juga diblokade, lumpuh total PT Kali Jeruk Baru sambil menunggu penyelesaian audiensi ke-2 yang dilakukan oleh Forkopimda dan pihak PT Kali Jeruk Baru dan perwakilan dari petani 3 desa,” jelasnya.
Informasi di lapangan menyebutkan, blokade dilakukan di seluruh pintu akses utama menuju areal perkebunan. Tong-tong aspal ditanam melintang di tengah jalan sehingga kendaraan operasional perusahaan tidak bisa melintas sama sekali.
Aksi kompak ini melibatkan warga Desa Salak, Desa Ranulogong, dan Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung.
Warga menegaskan, blokade total ini akan terus dipertahankan hingga ada keputusan jelas dari audiensi kedua yang akan difasilitasi Forkopimda Lumajang bersama manajemen PT Kali Jeruk Baru dan perwakilan petani.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi terpantau tegang namun kondusif. Warga masih berjaga di titik-titik blokade.
