Kapolri Pimpin Panen Raya dan Penanaman Bawang Putih Serentak di Sembalun Lombok Timur

IMG-20260820-WA00023.jpg

Lombok Timur, NTB – Komitmen Polri mendukung percepatan swasembada pangan nasional kembali diwujudkan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin kegiatan panen raya dan penanaman bawang putih serentak yang dirangkaikan dengan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi Polri bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari Asta Cita pemerintah.

Sejumlah pejabat negara turut hadir, di antaranya Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, serta jajaran kementerian/lembaga terkait.

Dari unsur daerah, hadir Kapolda NTB beserta para Pejabat Utama Polda NTB, Danrem 162/WB, jajaran Pemerintah Provinsi NTB, instansi dan dinas terkait, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, serta para undangan lainnya.

Kabid Humas Polda NTB dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa panen raya, penanaman bawang putih serentak, dan pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa percepatan swasembada pangan merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar Indonesia memiliki kemandirian pangan di tengah ketidakpastian situasi global.

“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dalam mendukung percepatan swasembada bawang putih, Polri bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan mitra strategis telah mengidentifikasi potensi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda.

Dari total potensi tersebut, sebanyak 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton bawang putih. Program ini juga melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani di berbagai wilayah.

Kapolri mengatakan potensi lahan tersebut masih terbuka untuk diperluas guna mempercepat peningkatan produksi bawang putih nasional.

“Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Kalau memang ada kebijakan untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga apa yang menjadi cita-cita Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, pada kegiatan yang berlangsung di Sembalun, penanaman bawang putih dilakukan secara serentak di 14 Polda dengan total lahan mencapai 279,5 hektare. Dari penanaman tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026.

Sedangkan tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman dengan menyesuaikan kondisi dan masa tanam di wilayah masing-masing.

Kegiatan di Sembalun tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dukungan Polri terhadap ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui pengamanan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam mendorong produktivitas pertanian dan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan yang berlangsung di Lombok Timur, NTB, ini merupakan kegiatan yang dilakukan Polri secara serentak di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara Polri, pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan, program tersebut diharapkan mampu memperkuat produksi pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mempercepat terwujudnya Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan. (DV)

scroll to top