*Akses Jalan 3T Terus Dibenahi, Bupati Genjot Perbaikan Jalur Alternatif Menuju Seko*

IMG-20260814-WA0071.jpg

LUWU UTARA-Benuanews.com-Perjuangan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara dalam membuka akses infrastruktur jalan di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar (3T) terus digenjot.

Baru-baru ini, usai membuka rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Seko, Bupati Andi Abdullah Rahim langsung meninjau progres perbaikan jalan menuju di Seko.

Peninjauan ini dilakukan dalam rangka untuk memastikan pekerjaan yang dikerjakan oleh Dinas PUTRPKP2 berjalan optimal, khususnya pada ruas jalur alternatif strategis Lassa-Palandoan.

Di sela-sela peninjauannya, Bupati Andi Abdullah Rahim mengungkapkan bahwa langkah taktis akan terus dilakukan dalam upaya memperlancar mobilitas warga yang hendak menuju Seko.

“Ini kita lagi melakukan pembenahan di jalur Lassa-Palandoan, dan sekarang sudah 10 kubangan yang ditutup. Kita berusaha bisa sampai ke puncak di tahun anggaran 2026 ini,” ungkapnya.

Meski jalur ini difungsikan sebagai jalur alternatif sambil menunggu penyelesaian jalur utama Palandoan-Kakea-Lambiri, Bupati memberi perhatian serius pada aspek ketahanan jalan jangka panjang.

Ia pun menginstruksikan pihak DPUTRPKP2 agar perbaikan tidak hanya berfokus pada penutupan lubang, tetapi juga sistem drainase yang ada di sekitar atau sepanjang jalan wilayah tersebut.

“Saya melihat seluruh titik kubangan di jalur tersebut terpantau sudah tertutup dan kondisi jalan secara umum juga sudah mulai membaik. Saya kira ini salah satu kabar yang baik,” imbuhnya.

Ia menekankan perlunya perhatian khusus pada saluran air. Aliran air yang tidak terkontrol kerap membuat badan jalan menjadi lembek dan kembali berlubang saat dilalui kendaraan roda empat.

Maka dari itu, kata dia, langkah agresif dalam upaya untuk memperbaiki infrastruktur di kawasan pegunungan seperti Seko, Rongkong, dan Rampi, bukan lagi semata-mata proyek fisik semata.

Kebijakan ini, lanjut dia, memegang peranan vital dalam konstelasi pembangunan daerah untuk menggerakkan aktivitas perekonomian di wilayah Kecamatan Rongkong, Seko, dan Rampi.

Terbukanya akses transportasi tentunya akan memangkas biaya distribusi logistik, sehingga harga barang di wilayah tersebut bisa lebih terjangkau dan hasil bumi warga lebih mudah dipasarkan.

Tak hanya itu, dengan konektivitas yang lancar tentunya akan menjadi fondasi utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu Utara, khususnya di wilayah pegunungan 3T.

Dengan komitmen yang kuat dari Bupati bersama perangkat daerah terkait, asa masyarakat Seko untuk menikmati infrastruktur jalan mulus bebas hambatan kini mendekati kenyataan. (LHr#)

scroll to top