*Permudah Pengurus Masjid Akses Dana Hibah, Kabag Kesra Luwu Utara Perkenalkan Inovasi SIAP-BERIBADAH*

IMG-20260812-WA0010.jpg

LUWU UTARA-Benuanews.com-Upaya untuk mendekatkan pelayanan publik serta memangkas birokrasi kembali dihadirkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda).

Kabag Kesra, Faisal Risal, S.Pd., resmi memperkenalkan sebuah inovasi berbasis aplikasi bernama SIAP-BERIBADAH, yang merupakan akronim dari Sistem Integrasi Pengelolaan Hibah dan Insentif Pembina Keagamaan Berkelanjutan.

Inovasi gemilang ini adalah wujud nyata dari Aksi Perubahan yang diusung Faisal dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintah Dalam Negeri tahun 2026.

Kehadiran aplikasi SIAP-BERIBADAH ini tentunya menjadi angin segar bagi para pengurus masjid sertaa pembina keagamaan yang ada di Luwu Utara. Pasalnya selama ini, proses pengajuan berkas kerap menemui kendala jarak, waktu, dan biaya, terutama warga yang ada di wilayah terpencil.

Melalui aplikasi ini pula, berbagai layanan kini dapat diakses dalam genggaman, seperti bantuan dana hibah dan insentif pembina keagamaan.

“Pengurus masjid atau lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang ingin bermohon bantuan dana hibah bisa langsung mengirim berkasnya melalui aplikasi SIAP-BERIBADAH,” ujar Faisal saat menyosialisasikan Aksi Perubahan SIAP-BERIBADAH, Selasa (11/8/2026) di Malangke.

Ia mengatakan, tak hanya pengurus masjid, aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan imam desa, guru mengaji (TPA), guru sekolah minggu, hingga pasraman, untuk mendapatkan Insentif Pembina Keagamaan.

“Jadi, tidak perlu lagi kita mendatangi kantor sekretariat di Masamba, ibu kota kabupaten, hanya untuk menyerahkan dokumen fisik (berkas). Cukup lakukan scan dokumen dan mengunggahnya via aplikasi SIAP-BERIBADAH,” jelasnya.

“Masyarakat yang ada di wilayah pegunungan tidak perlu lagi merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya transportasi demi mengantar setumpuk berkas ke Masamba,” sambung Faisal Risal, sembari membagikan link aplikasi SIAP-BERIBADAH di https://siapberibadahluwuutara.web.id/.

Ia menegaskan bahwa inovasi ini lahir dari semangat untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Inovasi ini kami hadirkan sebagai jawaban atas tantangan geografis dan birokrasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat, khususnya para pengurus masjid dan pejuang keagamaan di pelosok-pelosok desa,” terang Faisal.

Melalui inovasi berbasis digitalisasi ini, kata Faisal, persoalan jarak, waktu, dan biaya, bukan lagi penghalang. “Masyarakat yang ada di Rongkong, Seko, Rampi, serta wilayah lainnya, kini dapat menghemat waktu dan biaya transportasi, karena semua proses pengajuan hibah dan insentif bisa dilakukan secara mandiri di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Dengan diperkenalkannya SIAP-BERIBADAH, Pemda Luwu Utara berharap tata kelola dana hibah dan insentif keagamaan dapat berjalan akuntabel, tepat sasaran, serta memberikan kenyamanan optimal bagi para pembina keagamaan di daerah berjuluk Bumi La Maranginang ini.(LHr#)

scroll to top