Gotong Royong Jadi Kunci Agar Manfaat TMMD Berlanjut di Lumajang

IMG-20260811-WA0402.jpg

Lumajang,Benua News.com – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kabupaten Lumajang tidak hanya membutuhkan keterlibatan TNI dan pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat terus dirasakan setelah rangkaian program selesai.

Semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan penting dalam pelaksanaan TMMD. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun wilayah sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap pembangunan di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129 dari Markas Besar TNI di Makodim 0821 Lumajang, Senin (10/8/2026).

Bupati mengatakan TMMD merupakan bentuk sinergi berbagai unsur untuk membangun wilayah dari berbagai aspek. Karena itu, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan secara berkelanjutan.

“TMMD ke-129 merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama membangun suatu wilayah dari berbagai aspek. Melalui kunjungan pengawasan dan evaluasi ini, kami sangat terbuka terhadap masukan, arahan serta saran dari Tim Wasev,” ungkap Bunda Indah.

Menurutnya, semangat kebersamaan antara unsur pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting agar pembangunan yang dilakukan melalui TMMD dapat memberikan manfaat yang lebih panjang.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dansatgas TMMD ke-129 beserta seluruh prajurit TNI, jajaran Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah bekerja bersama mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Tak lupa kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dansatgas TMMD ke-129 beserta seluruh prajurit TNI, jajaran Polri serta masyarakat yang telah bekerja keras selama ini. Sinergi dan gotong royong ini menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Keterlibatan masyarakat menjadi penting karena pembangunan di wilayah desa pada akhirnya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kualitas kehidupan warga. Partisipasi masyarakat juga dapat membantu memastikan hasil pembangunan tetap terawat dan dimanfaatkan secara optimal.

Dalam proses pengawasan dan evaluasi TMMD, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga membuka ruang terhadap masukan dan arahan dari Tim Wasev. Jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan pemerintah desa telah diarahkan untuk memberikan data serta informasi secara transparan selama kegiatan evaluasi berlangsung.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus memastikan program TMMD berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Melalui kolaborasi dan gotong royong yang terus dijaga, TMMD diharapkan tidak berhenti ketika program selesai. Semangat kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan dapat menjadi modal masyarakat untuk terus menjaga hasil pembangunan dan melanjutkan berbagai upaya pengembangan desa secara mandiri.

Redaksi

Redaksi

Satu Pelurumu Hanya Tembus Satu Kepala Manusia...Tetapi Satu Tulisan Seorang Jurnalis Bisa Tembus Jutaan Manusia (082331149898)

scroll to top