CCTV Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Barcode Solar Subsidi di SPBU Tempino, Sopir Antre 4 Jam Gagal Isi BBM

1001888612.jpg

MUARO JAMBI.(Benuanews.com)-Nasib kurang beruntung dialami seorang sopir angkutan penumpang yang harus pulang tanpa mendapatkan BBM subsidi jenis Solar setelah mengantre selama kurang lebih empat jam disalah satu SPBU dikota Jambi,Barcode BBM subsidi ternyata telah digunakan di SPBU 24.366.16 Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Peristiwa itu terjadi saat sopir tersebut hendak melakukan pengisian Solar subsidi di salah satu SPBU kota Jambi dengan menggunakan barcode yang telah terdaftar pada sistem. Namun saat tiba giliran pengisian, petugas menyampaikan bahwa barcode kendaraan miliknya telah lebih dahulu digunakan di SPBU daerah muaro Jambi oleh kendaraan lain,Rabu 10/06/2026

Merasa dirugikan, pemilik kendaraan langsung berangkat ke SPBU 24.366.16 Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi dan meminta pihak SPBU untuk membuka rekaman CCTV guna memastikan siapa yang telah menggunakan barcode tersebut.

Dari hasil penelusuran rekaman kamera pengawas, terlihat adanya kendaraan lain yang diduga menggunakan barcode milik korban untuk melakukan transaksi pengisian Solar subsidi.

Akibat kejadian tersebut, sopir angkutan penumpang itu harus menelan kerugian waktu dan operasional karena gagal mendapatkan BBM setelah berjam-jam mengantre di SPBU di kota Jambi.

SPBU 24.366.16 sendiri merupakan salah satu SPBU yang melayani penyaluran BBM subsidi di wilayah Tempino.

Korban berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Ia meminta pihak SPBU lebih teliti dalam melakukan verifikasi kendaraan sebelum melayani pengisian BBM subsidi.

“Jangan hanya melihat barcode. Petugas harus mencocokkan nomor polisi dan jenis kendaraan yang datang dengan data yang terdaftar.

Kalau tidak dicek secara detail, penyalahgunaan barcode seperti ini bisa terus terjadi dan merugikan masyarakat yang benar-benar berhak,” ujarnya.

Ia juga mengimbau pengelola SPBU dan pihak terkait untuk memperketat pengawasan terhadap penggunaan barcode subsidi agar tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kejadian ini kembali menjadi sorotan terhadap sistem distribusi BBM subsidi yang masih menyisakan celah penyalahgunaan di lapangan.

Masyarakat berharap pengawasan dapat diperkuat sehingga penyaluran Solar subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak merugikan pengguna yang telah mengikuti prosedur resmi.

scroll to top