Keluarga Besar Manggaukang Karaeng Sanggu Gelar Silaturahmi Perdana di Makassar

IMG-20260517-WA0176-scaled.jpg

Makassar]Benuanews.com. Keluarga Besar Manggaukang Karaeng Sanggu (MKS) menggelar kegiatan silaturahmi dan arisan perdana keluarga pada Minggu, 17 Mei 2026 di Bosmie Cafe & Eatery, Jalan Dg. Tata I No. 28, Makassar. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan tersebut dihadiri lebih dari 50 anggota keluarga lintas generasi. Senin 18/5/2026.

Pertemuan ini menjadi momentum awal terbentuknya Kerukunan Keluarga Besar Manggaukang Karaeng Sanggu sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat hubungan kekeluargaan, serta menjaga nilai budaya dan sejarah keluarga besar keturunan Raja Paitana.

Manggaukang Karaeng Sanggu diketahui merupakan Raja Paitana ke-12 sekaligus raja terakhir yang dilantik secara resmi sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, selain menjadi ajang silaturahmi keluarga, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang untuk menjaga dan melestarikan sejarah serta nilai-nilai budaya keluarga besar keturunan Raja Paitana kepada generasi penerus.

Acara dibuka oleh Sulkipli Karaeng Nai dan dilanjutkan sambutan keluarga yang dituakan, yakni Andi Datti Karaeng Nurung yang hadir mewakili suaminya, Arifuddin Karaeng Caddi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kegiatan keluarga seperti ini dapat dilakukan secara rutin setiap dua bulan sekali agar hubungan antar keluarga tetap terjalin erat.

Selain itu, juga diusulkan pembentukan dana kas keluarga sebagai bentuk kepedulian bersama untuk mendukung kegiatan sosial, kegiatan silaturahmi, hingga kebutuhan keluarga besar di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut hadir perwakilan dari sembilan garis keturunan anak-anak Manggaukang Karaeng Sanggu, yakni keluarga Karaeng Lebong, Karaeng Lalo, Karaeng Dinging, Karaeng Nompo, Karaeng Ringgi, Karaeng Tammu, Karaeng Ngemba, Karaeng Lawa, dan Karaeng Sitaba.

Meski kegiatan turut dirangkaikan dengan arisan keluarga, para peserta menegaskan bahwa inti utama terbentuknya kerukunan ini adalah mempererat tali silaturahmi dan memperkenalkan kembali hubungan kekeluargaan lintas generasi yang selama ini mulai jarang bertemu.

Arisan perdana sendiri diikuti oleh 32 peserta, sementara jumlah keseluruhan keluarga yang hadir mencapai lebih dari 50 orang, termasuk para ponakan, cucu, dan generasi muda keluarga besar MKS.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan sejumlah usulan penting, di antaranya pembentukan struktur organisasi kerukunan keluarga, pendataan dan penyusunan silsilah keluarga besar, pembentukan kas keluarga, serta agenda perkenalan masing-masing keluarga pada pertemuan berikutnya agar seluruh anggota keluarga dapat lebih saling mengenal.

Usulan tersebut salah satunya disampaikan oleh Liestia Libriandini Karaeng Somba yang berharap pada agenda berikutnya setiap keluarga dapat memperkenalkan anggota keluarganya masing-masing sehingga hubungan kekeluargaan semakin dekat dan akrab.

Dengan mengusung semangat “Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge”, keluarga besar Manggaukang Karaeng Sanggu berharap kerukunan ini dapat menjadi wadah pemersatu keluarga yang harmonis, religius, saling peduli, serta menjadi warisan kebersamaan bagi generasi anak-cucu di masa mendatang.

Tim Redaksi.

scroll to top