LABUSEL-BENUANEWS.SUMUT.COM
Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, meninjau langsung sejumlah wilayah pedesaan untuk memastikan program pembangunan berbasis desa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, Selasa, 17 Februari 2026. Kunjungan itu diikuti Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta komunitas pecinta trabas.
Rombongan memulai perjalanan dari Gedung Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK) Kotapinang. Dari lokasi tersebut, mereka menyusuri kawasan Tomu Tua, melintasi jalan baru dan area perkebunan kelapa sawit hingga keluar dari Dusun Sialang Bujing, lalu singgah di Dusun Direndah-rendah, Desa Sosopan.
Di dusun tersebut, Fery berdialog dengan warga dan meninjau kondisi infrastruktur. Ia menyatakan pembangunan jalan di Direndah-rendah akan menjadi prioritas pemerintah daerah pada tahun anggaran 2027. Pernyataan itu menindaklanjuti usulan warga yang sebelumnya disampaikan Penjabat Kepala Desa Sosopan, Edi, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kotapinang.
Menurut Fery, perbaikan akses jalan dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. “Ini bukan sekadar janji. Kami mencatat, kami turun langsung, dan kami pastikan masuk prioritas,” kata Fery di hadapan warga.
Sebelum melanjutkan perjalanan, ia menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat setempat. Fery menegaskan dirinya bersama Wakil Bupati Syahdian Purba berkomitmen membangun Kabupaten Labuhanbatu Selatan secara menyeluruh. Pemerintah daerah, kata dia, tetap melakukan kunjungan lapangan untuk menyerap aspirasi warga, termasuk pada hari libur.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke perkebunan Normarak sebelum bergerak menuju lokasi wisata Pandayangan di Kecamatan Silangkitang. Kawasan wisata tersebut tampak ramai dikunjungi warga yang memanfaatkan waktu libur untuk berwisata bersama keluarga.
Kegiatan jelajah desa ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus meninjau langsung kebutuhan pembangunan di tingkat desa. Pemerintah kabupaten menyatakan akan menjadikan hasil kunjungan lapangan sebagai bahan penyusunan program pembangunan ke depan.(SR)