Yudha Wastu Pramuka : Tradisi Pembaretan Prajurit Infanteri Rindam II/Sriwijaya Tahun 2026

IMG_20260306_172847-scaled.jpg

Palembang.(Benuanews.com)-Komandan Rindam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Lalu Habibburahim Wiradarma, S.I.P., M.Si., M.Han., secara resmi memimpin Acara Tradisi Pembaretan Prajurit Infanteri, pada Jumat (06/03/2026) bertempat di Lapangan Yudha Wastu Pramukha Dodiklatpur Rindam II/Sriwijaya._

Tradisi pembaretan ini diikuti oleh para prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan infanteri, yakni Dikjurbaif Abit Dikmaba Gelombang II dan Dikjurtaif Abit Dikmata Gelombang III TNI AD Tahun Anggaran 2025. Prosesi ini merupakan simbol sahnya para prajurit menjadi bagian dari Keluarga Besar Korps “Infanteri”.

Dalam amanat tertulis Komandan Pusat Kesenjatan Infanteri (Danpussenif), Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Danrindam II/Sriwijaya, ditekankan pentingnya menjaga profesionalisme. Para prajurit diminta untuk tidak pernah berhenti mengasah kemampuan diri melalui budaya belajar dan berlatih secara konsisten di mana pun mereka ditempatkan nantinya.

Lebih lanjut, Danpusenif berpesan agar para lulusan mampu mengaplikasikan dan mengembangkan pengetahuan yang telah didapat selama pendidikan. Prajurit dituntut untuk berpikir kritis, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal ini bertujuan agar mereka mampu melahirkan gagasan objektif serta menjadi sosok pemimpin sejati yang dibanggakan oleh satuan maupun anak buah.

Momen ini juga menjadi pengingat bahwa berakhirnya masa pendidikan hanyalah langkah awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Para prajurit diharapkan menanamkan tekad untuk selalu memberikan totalitas terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap penugasan di masa depan harus dijadikan kesempatan untuk mengukir prestasi demi mengharumkan nama bangsa dan negara.

Sebagai penutup, Brigjen TNI Lalu Habibburahim menegaskan pentingnya menjaga nama baik korps infanteri serta almamater Rindam II/Sriwijaya. Mengingat para prajurit akan tersebar di berbagai satuan infanteri di seluruh Indonesia, jalinan silaturahmi antar rekan seperjuangan harus tetap dipelihara erat demi kesolidan organisasi TNI AD.

scroll to top