Warga Desak Polisi Gerebek Jaringan Narkoba ‘4 Bersaudara’ yang Beroperasi di Padang Matinggi Kampung Jawa

AddText_06-02-12.jpg

LABUHANBATU | Benuanews.com – Masyarakat di Lingkungan Kampung Jawa, Kelurahan Padang Matinggi, Kabupaten Labuhanbatu, mendesak Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu untuk segera menindak tegas jaringan peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Para warga menyatakan keresahan mereka telah mencapai titik nadir lantaran aktivitas jual-beli narkoba tersebut dilakukan secara terang-terangan di tengah pemukiman padat penduduk, bahkan berdekatan dengan fasilitas program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat pada Senin (1/6/2026), jaringan ini diduga dikendalikan oleh empat orang bersaudara. Keempat orang tersebut kini menjadi incaran warga dikenal dengan nama Boby, Topan, Si Adek, dan Si Abang.

Warga melaporkan bahwa modus operandi para pelaku sangat meresahkan. Titik transaksi dan perputaran barang haram tersebut berada tepat di jantung kampung, area yang setiap harinya ramai dengan aktivitas anak-anak dan remaja.

Lebih memprihatinkan, lokasi peredaran narkoba tersebut diketahui berada sangat dekat dengan titik distribusi program MBG. Kawasan yang seharusnya menjadi simbol perlindungan dan tumbuh kembang anak, kini dinilai terkontaminasi oleh ancaman kejahatan narkoba.

“Kami sudah tidak tahan lagi melihat lingkungan kami dikotori. Setiap hari kami was-was dengan masa depan anak-anak kami. Apalagi jualan (sabu) mereka itu dekat sekali dengan lokasi MBG, tempat anak-anak berkumpul,” ungkap seorang masyarakat setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Aktivitas ilegal ini reportedly telah berlangsung cukup lama. Warga menyebutkan bahwa keempat bersaudara tersebut telah bebas beroperasi sejak tahun 2025 hingga memasuki pertengahan tahun 2026 ini. Ketahanan jaringan ini di tengah pemukiman padat memicu tanda tanya besar warga mengenai mengapa aksi tersebut belum juga tersentuh hukum.

Merespons kondisi darurat ini, warga secara khusus meminta intervensi langsung dari jajaran Polres Labuhanbatu. Mereka mendesak Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., serta Kasat Narkoba, AKP Hardiyanto, S.H., M.H., untuk segera turun ke lapangan.

“Kami meminta dengan sangat… tolong segera tangkap Boby, Topan, si Adek, dan si Abang! Jangan tunggu sampai anak-anak kami di Kampung Jawa ini hancur semua karena sabu mereka. Kami butuh tindakan nyata, gerebek lokasinya dan bersihkan kampung kami!” tegas warga tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap desakan mereka dapat menjadi alarm bagi aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penggerebekan. Langkah represif dinilai diperlukan untuk menyeret para pelaku ke balik jeruji besi dan mengembalikan ketenteraman di Jalan Padang Matinggi. (*)

scroll to top