Turnamen Biliar Bergengsi PWI Bhayangkara Cup I 2026 Resmi Ditabuh 

IMG-20260718-WA0086.jpg
​Limapuluh Kota,-Benuanews.com Genderang perang turnamen biliar yang telah dinanti-nantikan oleh para pencinta olahraga bola sodok resmi ditabuh hari ini, Sabtu (18/7/2026). Kompetisi bergengsi yang mempertemukan para pebiliar berbakat dari berbagai daerah ini dipusatkan sepenuhnya di 36 Pool Billiard dan Cafe dalam rangka pergelaran akbar PWI Bhayangkara Cup ke-1 tahun 2026, mengusung tema “Sinergi Presisi dengan Satu Pena Menjalin Kemitraan, Mengukir Prestasi”.
​Sejak pagi hari, atmosfer tensi tinggi kompetisi sudah terasa menyelimuti arena. Sebanyak 32 peserta tangguh yang mewakili berbagai instansi dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Riau, hingga Jambi telah memadati area pertandingan untuk melakukan registrasi ulang dan pemanasan intensif. Turnamen ini diprediksi akan berlangsung sengit dan dramatis mengingat total hadiah yang diperebutkan cukup besar, ditambah dengan gengsi tinggi untuk menasbihkan diri sebagai juara edisi perdana.
​Pembukaan seremonial ini berlangsung meriah dan bertabur tokoh penting. Tampak hadir memberikan dukungan penuh di antaranya Bupati Limapuluh Kota yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora), Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman, serta Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Doni Ikhlas.
​Dari jajaran penegak hukum, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H diwakili oleh Wakapolres Kompol Khairil Meidians, S.H. Sementara dari pilar pers, hadir langsung Ketua PWI Sumbar Widya Navies didampingi Sekretaris PWI Sumbar Firdaus, Ketua SIWO Sumbar Syaiful Husein, Ketua PWI Paliko Aspon Dedi beserta jajaran pengurus, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota yang juga merupakan Anggota DPRD Kab. Limapuluh Kota, Taufik Hidayatullah Ihsan.
​Dalam sambutannya, Wakapolres Limapuluh Kota Kompol Khairil Meidians menekankan pentingnya merawat hubungan sinergis antara kepolisian dan media lewat medium olahraga.
​”Kemitraan kami dengan wartawan yang bertugas di Kabupaten Limapuluh Kota sudah berlangsung sejak lama dan ini akan terus kita jaga. Semoga kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Hubungan kemitraan polisi dan wartawan itu sudah sangat solid. Insyaallah tahun 2027 event ini akan kita laksanakan lagi,” ujar Khairil optimis.
​Apresiasi mendalam juga mengalir dari dunia pers. Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas sinergi nyata yang terjalin ini sekaligus membakar semangat sportivitas para atlet.
​”Atas nama PWI Sumbar, kami mengucapkan terima kasih kepada Polres 50 Kota karena sudah menggandeng dan mendukung penuh kegiatan PWI. Kepada seluruh peserta, selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan junjung tinggi sportivitas. Dalam rangka HUT Bhayangkara, saya juga mengucapkan selamat hari Bhayangkara, semoga Polri semakin humanis dan dicintai masyarakat,” tegas Widya Navies.
​Senada dengan hal itu, Ketua DPRD Limapuluh Kota, Doni Ikhlas, menyuarakan momentum turnamen olahraga seperti ini adalah media terbaik untuk merajut kebersamaan. “Mari kita jadikan ajang turnamen ini sebagai wadah utama untuk menjalin silaturahmi di antara kita semua,” ulas Doni.
​Kadisparpora Limapuluh Kota yang membuka acara mewakili Bupati menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Limapuluh Kota yang berhalangan hadir langsung karena agenda daerah yang mendesak. Namun, ia menegaskan bahwa event olahraga antarprovinsi ini membawa multi-efek yang luar biasa bagi perekonomian lokal.
​”Ajang ini membawa dampak positif bagi Kabupaten Limapuluh Kota, meningkatkan ekonomi masyarakat, serta menggerakkan sektor perhotelan dan tempat penginapan. Apapun event yang dilaksanakan, Payakumbuh dan Limapuluh Kota memang satu kesatuan tak terpisahkan sebagai Luak nan Bungsu. Mari kita bersama bersinergi untuk Luak Limopuluah yang lebih maju,” serunya.
​Suasana pembukaan semakin bergelora saat Wakil Walikota Payakumbuh, Elzadaswarman, memberikan sambutan khasnya yang penuh energi. “Joss. Selamat datang kepada seluruh peserta biliar dari Sumbar, Riau, dan Jambi. Semoga menyuguhkan performa terbaik,” tuturnya menyemangati penonton dan atlet.
Sebelimnya ​ketua panitia pelaksana, Aking Romi Yunanda, mengungkapkan, pemilihan 36 Pool Billiard dan Cafe sebagai venue tunggal didasarkan pada kesiapan dan kelayakan fasilitas premium yang dimiliki tempat tersebut. Lokasi ini dinilai memiliki standar meja turnamen serta sistem pencahayaan yang sangat baik, ditambah area kafe yang representatif dan nyaman bagi penonton yang hadir memberikan dukungan.
​Turnamen adu akurasi dan taktik ini dijadwalkan akan terus bergulir maraton hingga malam nanti untuk menentukan
scroll to top