Truk Fuso Diduga Rem Blong Terjang Kendaraan dan Warung di Kotapinang, Belasan Korban Berjatuhan 2 Tewas

FB_IMG_1783187255723.jpg

Labuhanbatu Selatan – Benuanews.com
Sebuah truk Fuso diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan, warung pedagang, tiang listrik, dan bangunan ruko di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, Sabtu, 4 Juli 2026, sekitar pukul 23.10 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk yang melaju dari arah Rantauprapat menuju Bagan Batu diduga kehilangan kendali saat melintasi pusat Kota Kotapinang. Akibatnya, sejumlah sepeda motor, mobil, serta warung milik pedagang di sepanjang jalan menjadi korban tabrakan.

Insiden tersebut mengakibatkan dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 11 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban yang terluka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Kotapinang untuk mendapatkan penanganan medis. Selain itu, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Setelah menghantam beberapa kendaraan, warung pedagang, tiang listrik, dan ruko, truk Fuso tersebut akhirnya berhenti di dekat salah satu showroom sepeda motor Honda di Jalan Jenderal Sudirman, Kotapinang.

Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Yustina, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 5 Juli 2026, belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Sementara itu, seorang warga berinisial RR (56) mengatakan bahwa kecelakaan yang diduga dipicu rem blong di kawasan tersebut bukan pertama kali terjadi.

«”Kejadian ini bukan sekali, sudah berulang kali. Dulu juga pernah ada truk yang diduga rem blong hingga menabrak puluhan sepeda motor. Bahkan, saat truk tidak kuat menanjak, ada yang mundur dan menabrak kendaraan di belakangnya. Kami berharap ada solusi agar kejadian serupa tidak terus terulang,” ujar RR.»

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap korban dan kendaraan yang terlibat serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Informasi mengenai jumlah korban maupun penyebab kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat berwenang.(K.Nasution)

scroll to top