JAMBI.(Benuanews.com)– Warga Lorong Bhakti, RT 25, Kelurahan Kebon Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, mengaku resah dengan keberadaan tembok pagar menjulang setinggi hampir tujuh meter yang berdiri tepat berbatasan dengan permukiman mereka.
Kekhawatiran warga muncul lantaran kondisi tembok yang dinilai terlalu tinggi dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama saat hujan deras dan angin kencang. Sejumlah warga menyebut, struktur tembok tersebut telah berdiri kurang lebih selama lima tahun tanpa adanya penjelasan terbuka kepada masyarakat sekitar.
“Posisinya persis berbatasan dengan rumah warga. Kami khawatir kalau sewaktu-waktu roboh atau berdampak ke lingkungan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya,Rabu 17 Desember 2025
Warga mengaku telah menyampaikan persoalan ini kepada Ketua RT setempat sejak beberapa waktu lalu.sebelum tembok ini ditinggikan kembali.
Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait perizinan, fungsi, maupun standar keamanan tembok tersebut.
“Kami sudah sampaikan ke RT, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Tidak tahu apakah sudah sesuai aturan atau belum,” tambah warga lainnya.
Masyarakat berharap pihak kelurahan maupun instansi terkait dapat turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memberikan kepastian hukum serta rasa aman bagi warga yang tinggal di sekitar tembok.
