Sekda Labusel Tekankan Transformasi Digital untuk Percepat Pelayanan Publik

FB_IMG_1789026292649.jpg

LABUHANBATU SELATAN –Benuanews.com
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), M. Reza Pahlevi Nasution, menekankan pentingnya transformasi digital dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Reza saat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (7/9/2026).

Dalam arahannya, Reza mengatakan pemanfaatan teknologi informasi harus dilakukan secara menyeluruh sebagai bagian dari penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018.

Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan perubahan penggunaan teknologi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Setiap ASN harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar kinerja pelayanan dapat berjalan lebih cepat, akurat dan efisien,” tegasnya.

Reza juga mendorong seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Labusel untuk membangun profil Smart ASN yang memiliki integritas dan profesionalisme, sekaligus mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Selain penguasaan teknologi, Smart ASN diharapkan memiliki wawasan global, kemampuan berbahasa asing, jiwa pelayanan, semangat kewirausahaan, serta jejaring yang luas.

“Pemerintahan harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. ASN dituntut tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penerapan digitalisasi saat ini telah dilakukan dalam berbagai aspek manajemen pemerintahan dan kepegawaian. Sejumlah sistem yang telah digunakan antara lain e-Formasi, SSCASN, metode Computer Assisted Test (CAT), Sistem Informasi ASN (SI-ASN), serta aplikasi Integrated Mutasi (I-MUT).

Pemanfaatan berbagai sistem tersebut diharapkan dapat membuat proses administrasi pemerintahan dan pengelolaan kepegawaian menjadi lebih tertib, cepat, akuntabel, transparan, serta terintegrasi.

Reza menegaskan, transformasi digital harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi aparatur. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi alat administrasi, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik.

“Ke depan kita terus mendorong terwujudnya birokrasi yang adaptif, dengan ASN yang kompeten, inovatif dan melek teknologi,” katanya.

Melalui transformasi tersebut, Pemkab Labusel berharap tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance dapat semakin diperkuat, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Apel gabungan tersebut menjadi momentum bagi jajaran ASN Pemkab Labusel untuk memperkuat komitmen dalam menghadapi era digitalisasi pemerintahan dengan semangat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(SR)

scroll to top