Satukan Persepsi, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor di Riau

Screenshot_20260225_041942_WhatsApp.jpg

PEKANBARU || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menghadiri Pertemuan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau bersama PT Agrinas Palma Nusantara, yang diselenggarakan pada Selasa (24/2/2026) di Gedung Daerah Balai Serindit, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru.

Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh Plt. Gubernur Provinsi Riau Ir. H. S.F. Hariyanto, M.T., Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara Mayjen TNI (Purn) Cucu Sumantri, M.H., Ketua DPRD Provinsi Riau, Kapolda Riau, Kajati Riau, Danrem 031/Wira Bima, para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Riau menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan forum koordinasi penting guna menyamakan persepsi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan PT Agrinas Palma Nusantara, khususnya terkait pengelolaan aset hasil penertiban kawasan hutan. Pemerintah Provinsi Riau menegaskan dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat sepanjang dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan serta tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara menjelaskan bahwa Agrinas Palma merupakan BUMN yang mendapat penugasan pemerintah untuk mengelola aset negara berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025. Pengelolaan tersebut bersifat sementara sambil menunggu proses hukum dan kebijakan lanjutan, dengan tujuan menjaga nilai ekonomi aset serta mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Keberadaan Agrinas Palma, lanjutnya, diarahkan untuk mendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Berbagai pandangan dan masukan juga disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Riau, Kapolda Riau, Kajati Riau, serta para bupati, yang pada prinsipnya menekankan pentingnya kepastian hukum, pelibatan masyarakat tempatan, profesionalisme pengelolaan kerja sama operasional (KSO), serta penguatan koordinasi dan komunikasi lintas sektor guna mencegah potensi konflik sosial di lapangan.

Dalam penyampaiannya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan bahwa tindak lanjut konkret merupakan kunci utama dari hasil pertemuan tersebut. Pangdam menilai harmonisasi yang telah dilakukan memberikan kejelasan terhadap berbagai persoalan yang selama ini berkembang, namun harus diikuti dengan implementasi yang terukur dan berkelanjutan. Pangdam juga mendukung pembentukan common center atau pusat koordinasi terpadu, penyusunan action plan yang jelas, serta pembentukan tim komunikasi dan media guna menyamakan narasi dan mencegah terjadinya kesalahpahaman di ruang publik.

“Pengelolaan ini harus dipandang sebagai solusi strategis bagi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang solid, transparansi, serta komunikasi yang berkesinambungan agar tidak memunculkan konflik baru di lapangan,” tegas Pangdam.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk memperkuat sinergi lintas sektor, membentuk tim terpadu, serta menindaklanjuti hasil pembahasan melalui forum diskusi dan koordinasi teknis. Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama Forkopimda Provinsi Riau.

Kegiatan Pertemuan Forkopimda Provinsi Riau dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau bersama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif (*Red)

scroll to top