LABUHANBATU SELATAN – Benuanews.com
Suasana mendadak berubah tegang di Lapas Kelas III Kotapinang,Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.saat petugas melakukan razia tanpa pemberitahuan sebelumnya.pada selasa malam 03/03-2026
Dalam kondisi hening dan penuh kewaspadaan, aparat menyisir setiap sudut kamar hunian warga binaan guna memastikan tidak ada barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan.
Satu per satu warga binaan dikeluarkan dari kamar untuk menjalani pemeriksaan badan. Sementara itu, petugas lainnya membongkar dan memeriksa seluruh isi kamar secara menyeluruh. Razia dilakukan secara sistematis dengan pendekatan humanis, namun tetap tegas.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas III Kotapinang, Haris Damanik, S.H., M.H., bersama petugas piket dan jajaran keamanan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan pengawasan internal demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Dari hasil penggeledahan di kamar hunian Blok B Nomor 04, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, di antaranya dua bilah pisau rakitan, satu alat cukur, paku, jarum kecil, satu sendok, dua lusin karet, serta seutas tali panjang. Barang-barang tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga binaan maupun petugas.
“Kami tidak memberi celah sedikit pun terhadap potensi gangguan. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Haris.
Menurutnya, razia tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta pedoman teknis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan fungsi pengawasan dan keamanan.
Meski berlangsung dalam suasana tegang, razia berjalan aman dan tertib tanpa adanya perlawanan. Hal ini dinilai sebagai hasil dari pendekatan persuasif yang tetap mengedepankan ketegasan.
Seluruh barang sitaan langsung diamankan dan didata untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai prosedur. Pihak lapas memastikan tidak ada toleransi terhadap keberadaan benda yang berpotensi mengganggu keamanan.
Razia mendadak ini menjadi penegasan komitmen jajaran Lapas Kotapinang dalam menjaga keamanan di balik tembok pemasyarakatan, sekaligus memastikan lingkungan pembinaan tetap kondusif bagi seluruh warga binaan.(K.Nasution)