“RAMADHAN ON THE ROAD” YAYASAN ROUDLOTUL ULUM HADIRKAN KEBERKAHAN RAMADHAN MELALUI SEDEKAH TAKJIL DAN DAKWAH KREATIF

20260314_200914-scaled.jpg

Randuagung,[14 Maret 2026],Benua News.Com – Suasana penuh berkah menghiasi kawasan depan Kantor MWC NU Randuagung, Jalan Raya Utama Kecamatan Randuagung, pada hari ini. Yayasan Pendidikan Roudlotul Ulum menggelar acara bertajuk Ramadhan on The Road yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB, dengan tujuan utama meraih keberkahan bulan Ramadhan melalui aksi sedekah, sekaligus menjadi wadah edukasi karakter bagi siswa dan santri dalam menumbuhkan empati, kepercayaan diri, serta mempererat kepedulian sosial dengan membantu sesama menyegerakan berbuka puasa di tengah kemeriahan dakwah kreatif.

Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kebaikan dalam bulan suci Ramadhan dapat diwujudkan melalui gerakan kolaboratif yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. Saat dikonfirmasi kepada awak media, Ustad Nur Cahyadi menjelaskan bahwa kegiatan pembagian takjil ini tidak hanya melibatkan satu pihak saja, melainkan merupakan kerja sama yang melibatkan berbagai elemen terkait dengan Yayasan Pendidikan Roudlotul Ulum.

Siswa-Siswi dan Masyarakat Randuagung


“Dalam acara pembagian takjil kali ini, kami melibatkan antara lain semua guru dan staf di bawah naungan Yayasan Pendidikan Roudlotul Ulum, para siswa dan santri yang menjadi bagian dari yayasan, wali santri yang selalu mendukung setiap kegiatan kami, para donatur yang dengan tulus memberikan kontribusi, serta masyarakat setempat yang turut serta dalam menyukseskan acara ini,” jelas Ustad Nur Cahyadi dengan penuh semangat.

Sebelum memasuki waktu pembagian takjil, suasana acara telah dipenuhi dengan kemeriahan dakwah kreatif yang disuguhkan oleh pihak yayasan. Berbagai bentuk syiar agama yang disajikan dengan cara yang menarik dan menyenangkan berhasil menyegarkan hati bagi setiap orang yang hadir maupun yang lewat di jalan raya tersebut. Para siswa menunjukkan bakat dan kemampuan mereka melalui berbagai penampilan, antara lain pertunjukan al-banjari yang merdu dan penuh kesucian, yang langsung menyentuh hati penonton. Tak hanya itu, penampilan qira’at Al-Qur’an dengan tartil dan tajwid yang benar dari beberapa siswa terpilih menjadi sorotan utama, membawa kedamaian dan ketenangan bagi seluruh hadirin.

Selain itu, acara juga diisi dengan pidato-pidato singkat dari siswa tentang tema Ramadhan, pentingnya berbagi, dan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pidato yang disampaikan dengan penuh semangat dan keyakinan menunjukkan bahwa para siswa tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengkomunikasikan pesan-pesan positif kepada masyarakat luas. Penampilan kreatif dari siswa dan santri tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan kebaikan yang sesuai dengan semangat Ramadhan.

Pada pukul sekitar 17.00 WIB, ketika waktu berbuka puasa semakin dekat, proses pembagian takjil pun dimulai secara teratur. Takjil yang telah disiapkan dengan berbagai jenis hidangan khas berbuka puasa – antara lain kurma, es buah, kolak, bubur kacang hijau, dan berbagai jenis makanan ringan lainnya – disalurkan kepada masyarakat yang datang dan juga kepada mereka yang sedang berada di jalan raya Randuagung. Para siswa dan santri dengan senang hati membantu mendistribusikan takjil, sambil menyapa dan memberikan salam Ramadhan kepada setiap penerima.

Masyarakat yang lalu lalang menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menerima takjil, dengan wajah-wajah ceria yang terpampang jelas ketika menerima bantuan tersebut. Banyak di antara mereka yang berhenti sejenak untuk menyaksikan penampilan siswa sebelum menerima takjil, dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kemampuan serta kepedulian yang ditunjukkan oleh para pelajar. “Semoga apa yang kami berikan ini dapat membawa keberkahan bagi semua pihak, baik yang memberikan maupun yang menerima. Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, jadi setiap tindakan baik yang kita lakukan pasti akan mendapatkan balasan yang baik pula,” ujar salah satu warga yang menerima takjil.

Harapan utama dari kegiatan Ramadhan on The Road ini, seperti yang disampaikan Ustad Nur Cahyadi, adalah agar semua yang terlibat di yayasan mendapatkan keberkahan serta penguatan karakter melalui aksi berbagi. Selain itu, diharapkan masyarakat yang berada di Jalan Raya Randuagung dapat terbantu dalam menyegerakan buka puasa dan sekaligus terhibur oleh syiar kreatif yang menyejukkan hati. “Kami berharap melalui kegiatan ini, nilai-nilai kepedulian sosial dapat semakin tumbuh dan meresap dalam diri setiap individu, terutama bagi para siswa dan santri kami yang merupakan generasi penerus bangsa. Selain itu, kami juga ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar agar dapat merasakan kehangatan dan keberkahan bulan Ramadhan,” jelasnya dengan tegas.

Proses pembagian takjil berjalan lancar dan tertib, dengan dibantu oleh para siswa dan santri yang tampak sangat antusias dalam membantu sesama. Para guru dan staf juga aktif dalam mengatur alur acara serta memastikan bahwa setiap orang yang membutuhkan dapat menerima takjil dengan mudah. Dukungan dari para donatur juga menjadi bagian penting dalam kesuksesan acara ini, karena tanpa kontribusi dari mereka, penyediaan takjil dalam jumlah yang cukup tidak akan dapat terwujud.

Sebagai penutup acara, seluruh peserta dan pengurus yayasan bersama-sama melakukan doa bersama sebelum waktu berbuka tiba, memohon keberkahan dan kemudahan bagi semua umat muslim di seluruh dunia, khususnya bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. Suasana kekeluargaan terasa sangat kuat di tengah kerumunan yang berkumpul, menunjukkan bahwa aksi baik seperti ini mampu menyatukan hati dan pikiran masyarakat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan.

Masyarakat yang telah menerima takjil menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Yayasan Pendidikan Roudlotul Ulum, dengan doa agar acara Ramadhan on The Road dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dan memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat luas. Banyak yang menyampaikan bahwa penampilan al-banjari, qira’at, dan pidato dari siswa telah memberikan kesan mendalam dan menjadi tambahan keberkahan dalam bulan Ramadhan mereka.

 

Redaksi

Redaksi

Satu Pelurumu Hanya Tembus Satu Kepala Manusia...Tetapi Satu Tulisan Seorang Jurnalis Bisa Tembus Jutaan Manusia (082331149898)

scroll to top