Mataram NTB benuanews.com– Polsek Mataram mengerahkan personel secara maksimal untuk mengamankan seluruh rangkaian ibadah Minggu umat Nasrani di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukumnya, Minggu (31/05/2026). Pengamanan dilakukan sejak pagi hingga sore hari guna memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., mengatakan pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga toleransi antarumat beragama sekaligus memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Kehadiran anggota di setiap rumah ibadah merupakan bentuk pelayanan Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan lancar dan kondusif,” ujar AKP Amrozi Hamidi.
Sejak pagi hari, personel Polsek Mataram telah disiagakan di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Minggu dengan jumlah jemaat yang cukup besar.
Di Gereja Imanuel yang berlokasi di Jalan Bung Karno, ibadah dimulai pukul 08.00 WITA dan dipimpin Pendeta Miss Pelletemu-Sono Bogar. Tercatat sebanyak 496 jemaat mengikuti ibadah tersebut. Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Barat Aiptu Jiyono bersama Bripka Wawan Darmawan dan Aipda Adhar.
Sementara itu, di Gereja Katolik Santa Maria Immaculata di Jalan Pejanggik, misa pagi yang dipimpin Pendeta Emanuel Nanu berlangsung sejak pukul 07.00 WITA dengan dihadiri sekitar 640 jemaat. Selain melakukan pengamanan, personel Unit Lalu Lintas Polsek Mataram juga melakukan pengaturan arus kendaraan serta membantu penyeberangan jemaat guna menghindari kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas.
Memasuki sore hari, pengamanan kembali diperketat seiring pelaksanaan misa dan kebaktian lanjutan di sejumlah gereja.
Di Gereja Katolik Santa Maria Immaculata, misa sore yang dipimpin Romo Patricius Woda diikuti sekitar 340 jemaat. Personel Polsek Mataram bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejanggik fokus mengamankan area sekitar gereja serta mengatur kantong parkir yang memanfaatkan halaman gereja dan area Kantor BKD Provinsi NTB.
Sementara itu, di Gereja GPIB Bung Karno, ibadah sore dipimpin Pendeta A. Nice M. Jonar-Parak dan dihadiri sekitar 200 jemaat. Pengamanan dilakukan dengan fokus pada pengawasan area parkir dan akses keluar masuk jemaat guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Kapolsek Mataram mengapresiasi kerja sama pengurus gereja, pemuda gereja, dan seluruh jemaat yang turut mendukung terciptanya suasana ibadah yang tertib dan damai.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah Minggu dari pagi hingga sore hari di wilayah hukum Polsek Mataram berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkas AKP Amrozi Hamidi.(Dv)