Polsek Kotapinang Dampingi Penanaman Jagung 1 Hektare, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

IMG-20260215-WA0008-1.jpg

LABUSEL-BENUANEWS.SUMUT.COM
Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran Polsek Kotapinang melaksanakan pendampingan penanaman jagung kuartal I Tahun 2026 di Desa Perkebunan Nagodang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan,Sumatera Utara, (14/2/2026).

Kegiatan penanaman dilakukan di lahan seluas 1 hektare milik BUMDes Desa Perkebunan Nagodang. Program ini merupakan bagian dari penguatan ketahanan pangan desa melalui BUMDes Perkebunan Normark yang difokuskan pada peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Panit I Binmas AIPTU M.F. Abidin, AIPTU Warsimin selaku Polri Penggerak Ketahanan Pangan, Ketua BUMDes Suwandrianto, para pekerja lahan, serta perangkat desa dan unsur terkait lainnya.

Kapolres Polres Labuhanbatu Selatan Aditya S.P. Sembiring melalui Kapolsek Kotapinang KOMPOL R.G.M. Hutagalung, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan wujud komitmen dalam mendukung program pemerintah.

Menurutnya, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk mendorong produktivitas masyarakat. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi kemandirian bangsa. Melalui pendampingan tersebut, pihaknya ingin memastikan proses penanaman berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Penanaman jagung seluas 1 hektare itu ditargetkan rampung pada Minggu (15/2/2026). Selanjutnya, lahan akan memasuki tahap perawatan dan pemeliharaan yang diawasi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) agar hasil panen optimal.

Kapolsek menambahkan, kehadiran Polri sebagai penggerak ketahanan pangan merupakan bentuk kolaborasi nyata antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal. Ia menilai, ketahanan pangan yang kuat di desa akan memperkokoh ketahanan daerah hingga nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani diharapkan terus terjalin guna mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.(K.Nasution)

scroll to top