Labuhanbatu Selatan – Benuanews.com
Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, mengingatkan para pelajar agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, tawuran, perundungan (bullying), dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. Imbauan tersebut disampaikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan di SMA Negeri 1 Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Senin (26/10).
Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Labusel Kompol Moch Guntur Pryantoko, S.H., M.H., sebagai upaya menanamkan kesadaran hukum serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Dalam kegiatan itu, Guntur mengajak para siswa untuk meningkatkan kedisiplinan, bertanggung jawab, menghormati guru, menyayangi sesama teman, serta tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.
Kapolres Labusel AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., melalui Wakapolres menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, memperkuat moral, dan mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.
Menurutnya, para pelajar perlu memahami bahwa masa depan ditentukan oleh pilihan dan lingkungan pergaulan. Karena itu, siswa diharapkan mampu membentengi diri dari berbagai perilaku yang bertentangan dengan hukum.
“Para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai masa depan yang masih panjang justru rusak karena terlibat narkoba, tawuran, perundungan, ataupun kenakalan remaja lainnya,” pesan Kompol Guntur.
Selain mengingatkan bahaya narkoba dan kenakalan remaja, Wakapolres juga mengimbau para siswa agar tidak menjadikan perbedaan pendapat sebagai alasan untuk bermusuhan.
Apabila terjadi perselisihan, para pelajar diminta menyelesaikannya dengan kepala dingin melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan kekerasan maupun aksi tawuran.
Guntur juga menekankan pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang positif. Menurutnya, sahabat yang baik dapat saling mengingatkan, memberikan dukungan, dan mendorong satu sama lain untuk meraih prestasi.
“Pilihan pergaulan sangat berpengaruh terhadap masa depan. Pilihlah sahabat yang membawa pengaruh positif, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan mendukung prestasi. Jangan sampai pergaulan justru menyeret kita ke dalam masalah yang merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain,” pesannya.
Para siswa juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial. Mereka diminta tidak mudah terpancing provokasi, tidak menyebarkan konten yang memicu permusuhan, serta mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan di ruang digital.
Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim Polres Labusel AKP Eriks Raydikson Nainggolan, S.T., Kanit PPA Ipda M. Yuhandha Putra, Kaur Identifikasi Satreskrim Ipda Mariduk Tobing, S.H., Paur Subbagwatpers Bag SDM Ipda Miko Siswoyo, S.H., Kanit Paminal Ipda Tampin Thomas Situmorang, S.H., Kanit Provos, serta sejumlah personel Polres Labusel dan Si Humas.
Melalui program tersebut, Polres Labusel berupaya memperkuat kedekatan antara kepolisian dan kalangan pelajar sekaligus membangun sinergi dengan pihak sekolah, tenaga pendidik, serta orang tua dalam mencegah kenakalan remaja.
Kapolres Labusel AKBP Rosef Efendi melalui Wakapolres berharap pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Polres Labusel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda agar menjadi pribadi yang disiplin, taat hukum, berakhlak mulia, dan berprestasi.(K.Nasution)
