Polda Jambi Musnahkan 20 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi, Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba

1001773208.jpg

JAMBI.(Benuanews.com)– Polda Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika dengan memusnahkan barang bukti dalam jumlah besar, Kamis (21/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam pemberantasan narkoba.

Pemusnahan yang digelar di halaman Mapolda Jambi itu dipimpin langsung oleh Krisno H. Siregar bersama Al Haris, serta dihadiri unsur Forkopimda, TNI, kejaksaan, BNN Provinsi Jambi, tokoh masyarakat, akademisi, hingga perwakilan mahasiswa.

Tak hanya pemusnahan, kegiatan ini juga dirangkai dengan deklarasi Gerakan Jambi Anti Narkoba sebagai simbol komitmen lintas sektor dalam melawan ancaman narkotika.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari tiga laporan polisi dengan total enam tersangka. Rinciannya:
Sabu seberat 20.378,169 gram (sekitar 20 kg)Ekstasi sebanyak 20.237 butir (± 9,1 kg) 1.970 cartridge etomidate dengan volume 4.332,5 ml Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti telah melalui uji keaslian oleh tim Biddokkes Polda Jambi serta Laboratorium Forensik Polri.

Proses pemusnahan dilakukan menggunakan insinerator tertutup guna memastikan keamanan dan meminimalkan dampak lingkungan.

Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata perang terhadap narkoba.

“Ini adalah simbol perjuangan panjang melawan ancaman narkotika yang merusak generasi bangsa. Polda Jambi tidak bisa bekerja sendiri, perlu sinergi semua pihak,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kepolisian akan terus menjadi leading sector dalam memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Peran Masyarakat Jadi Kunci
Gubernur Jambi, Al Haris, memberikan apresiasi atas kinerja Ditresnarkoba Polda Jambi dalam membongkar jaringan narkotika.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penegakan hukum.

“Pencegahan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat harus diperkuat agar generasi muda Jambi terlindungi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat program preventif seperti pembentukan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di berbagai wilayah.

Melalui Kabid Humas, Kombes Pol. Erlan Munaji, Polda Jambi mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam memerangi narkoba.

“Jangan takut melapor. Jika mengetahui aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkoba, segera hubungi layanan 110,” imbaunya.

scroll to top